Home > JATENG RAYA > Optimalkan Pajak, Bapenda Gelar Uji Petik Truk Bermuatan Galian C

Optimalkan Pajak, Bapenda Gelar Uji Petik Truk Bermuatan Galian C

Uji petik terhadap beberapa truk muatan obyek mineral bukan logam dan bebatuan di Jalan Gatot Subroto Nyaliyan. (foto: metrosemarang.com/Mukhmad Masrukhin)
SEMARANG – Pendapatan daerah dari sektor mineral bukan logam di Kota Semarang selalu tidak mencapai target. Karena itu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Rabu siang (22/11), melakukan razia truk yang bermuatan tanah.
Razia gabungan Bapenda dan Dinas Perhubungan dibantu dari Kepolisian itu digelar di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Ngaliyan. Tim gabungan melakukan uji petik terhadap beberapa truk muatan obyek mineral bukan logam dan bebatuan, yakni truk bermuatan tanah atau galian C.
Satu per stau truk yang melintas di jalan tersebut dihentikan dan diminta melakukan penimbangan muatan pada timbangan portable yang disediakan petugas. Dari hasil uji petik diharapkan akan dapat membantu optimalisasi pendapatan daerah dari sektor ini.
Kepala Seksi Pendaftaran dan Pendapatan Pajak Bapenda Kota Semarang, Elly Asmara mengatakan, uji petik ini dilakukan untuk mengetahui jumlah galian C yang diperjualbelikan. Sebab gallian C ada pajaknya sebesar 25%/m3 dari harga yang telah ditetapkan.
”Sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomer 543 Tahun 2017 telah ditetapkan harga tanah uruk di Kota Semarang sebesar Rp12.000/m3,” katanya.
Menurutnya, pendapatan daerah Kota Semarang dari sektor mineral bukan logam ini masih kurang optimal. Selalu tidak bisa mencapai target padahal potensinya diperkirakan cukup tinggi. Melalui uji petik ini diharapkan potensi pajak dari sektor ini dapat dioptimalkan.
Dari sektor objek pajak mineral bukan logam dan bebatuan sendiri ditargetkan dapat memperoleh pajak sebesar Rp200 juta di tahun ini. Dan hingga pertengahan bulan November ini telah tercapai sebanyak 92%.
”Kekurangan 8% kami harapkan dapat dicapai di bulan Desember nanti. Di Kota Semarang sendiri ada dua wajib pajak dalam bidang ini yakni PT Berkah Rowosari Indah dan PT Dibya Jaya Makmur,” jelasnya. (duh)

Ini Menarik!

Elpiji 3 Kg Harus Dijual Sesuai Ketentuan Pemerintah

Share this on WhatsApp SEMARANG – Pertamina MOR IV Jawa Tengah dan DIY menegaskan elpiji …

Silakan Berkomentar