Home > JATENG RAYA > EKONOMI BISNIS > OJK: Jangan Percaya Iming-iming Bunga Investasi Tinggi

OJK: Jangan Percaya Iming-iming Bunga Investasi Tinggi

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghimbau masyarakat jangan percaya iming-iming investasi apapun yang menawarkan bunga terlalu tinggi. Dalam rangka memberikan literasi dan edukasi keuangan kepada masyarakat itu OJK terus menggandeng sejumlah pihak untuk melakukan sosialisasi.

Kepala Kantor OJK Regional 4 Jateng-DIY, Y Santoso Wibowo mengatakan, sesuai ketentuan Bank Indonesia imbal hasil investasi untuk bank umum tidak boleh lebih dari 7%, sedangkan bank perkreditan rakyat (BPR) tidak lebih dari 10%.

”Maka kalau ada yang menjanjikan bunga investasi melebihi ketentuan tersebut, jelas itu investasi bodong,” tuturnya saat dihubungi, Selasa (10/3).

Dari pedoman tersebut OJK meminta agar masyarakat lebih waspada dan melakukan seleksi awal pada lembaga-lembaga yang menawarkan produk keuangan yang bunganya tidak wajar. Misalnya, untuk investasi emas yang imbal hasilnya lebih dari 20% maka jelas itu tidak wajar. Begitupun untuk deposito yang menawarkan bunga tiga kali lipat jelas itu tidak benar.

Santoso menuturkan, melihat kondisi tersebut pihaknya berupaya untuk terus melakukan sosialisasi. Cara yang sudah dilakukan pihaknya selama ini adalah dengan menggandeng sejumlah pihak agar literasi dan edukasi keuangan itu bisa menjangkau hingga masyarakat di daerah-daerah.

”Memang perlu diakui kami tidak bisa melakukan sosialisasi setiap hari. Akan tetapi dengan menggandeng media, perguruan tinggi melalui mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN), hingga ibu-ibu PKK, hal-hal terkait lembaga dan produk jasa keuangan bisa diedukasikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, kami juga bekerja sama dengan pendidikan kenotariatan dengan tujuan jika ada laporan dari masyarakat OJK bisa langsung menelusuri apakah lembaga yang merugikan itu legal dan berbadan hukum.

Namun jika menemui masalah terkait investasi yang mengiming-imingi bunga atau imbal hasil tinggi dan masyarakat meragukan, bisa menghubung call center OJK di nomor 500655. Upaya itu agar masyarakat lebih waspada dan jangan sampai terlanjur terjebak setelah menanamkan uangnya di investasi bodong. (MJ-15)

Ini Menarik!

Wah! IM3 Gratiskan Tarif di Beberapa Aplikasi Ini

SEMARANG – Perilaku masyarakat dalam menggunakan teknologi kini bergeser. Kegiatan menonton televisi, mendengarkan radio, musik, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *