Odong-Odong Tertabrak Kereta, Penjaga Palang Pintu Divonis 17 Bulan

Sidang kasus kecelakaan odong-odong vs KA Kaligung. Foto Metrojateng
Sidang kasus kecelakaan odong-odong vs KA Kaligung. Foto Metrojateng

KENDAL – Majelis Hakim Pengadilan Kendal menjatuhkan vonis 17 bulan penjara kepada Mustagfirin, penjaga palang pintu perlintasan kereta api di Desa Karanganom, Weleri. Dia dianggap lalai sehingga mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain dalam kecelakaan maut KA Kaligung dengan kereta mini atau odong-odong.

Dalam persidangan yang digelar pada Jumat (28/11), Majelis Hakim yang dipimpin Dian Erdianto menilai Mustagfirin terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 359, Pasal 360 ayat 1 dan 2 tentang kelalaian yang mengakibatkan korban meninggal, luka berat dan ringan.

Hukuman ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum, yang meminta terdakwa dijatuhi hukuman dua tahun penjara. “Meski vonis ini lebih ringan, kami menerima,” ujar JPU Erni Trismayanti.

Kecelakaan yang terjadi pada 19 Maret lalu itu mengakibatkan dua orang meninggal seketika dan belasan penumpang kereta mini mengalami luka berat dan ringan. Menanggapi putusan tersebut, terdakwa Mustagfirin didampingi kuasa hukumnya Afrizal menyatakan pikir-pikir. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

14 − = 12

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.