Nuzulul Quran, Ratusan Santri Solo Baca Alquran dengan Lampu Senthir

SOLO – Sebanyak 150 santri dari Pondok Pesantren Baitul Mustofa mengikuti peringatan Nuzulul Quran dengan membaca Al Quran bersama di tengah lapang dan hanya diterangi oleh cahaya lampu senthir. Para santri tersebut nampak khusyuk membaca lafal Al Quran di bawah sinar bulan. Minumnya cahaya tak menjadi masalah oleh para santri, justru mereka senang karena suasana terasa sejuk dan tenang.

nuzulul quran solo
Seorang santri sedang membaca Al Quran ditemani dengan lampu senthir di depannya sebagai penerangan. (foto: metrojateng.com/MJ-25)

“Ya senang aja membaca disini daripada di dalam ruangan, adem dan bisa khusuk juga,’ ujar Khoirul Sholeh (8) salah seorang santri MI Qulumul Quran Ali bin Abi Tholib, Mojosongo saat ditemui di lokasi, Jumat malam (1/2). Selain untuk memperingati Nusulul Quran setiap tahunnya, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengajak para santri kembali merasakan fitrahnya sebagai manusia yang hanya bagian kecil dari alam semesta ini. Ketua Yayasan Pondok Baitul Mustofa, Singgih Sugiarso menjelaskan kegiatan ini sudah digelar sejak delapan tahun lalu. Selain ingin memberikan suasana masa para Wali mengajarkan Al Quran, kegiatan ini juga untuk refresing para santri. “Ngaji di tengah lapangan dengan lampu senthir ini untuk melatih dan merasakan kembali bagaimana umat Muslim diperintahkan membaca Alquran meski belum ada listrik dan lampu yang menerangi. Mereka dibagi dalam beberapa kelompok. Masing-masing kelompok bertugas menyelesaikan satu juz,” jelasnya. Sebelum kegiatan membaca Al Quran bersama, para santri juga mengikuti kegiatan buka puasa bersama dengan cara kembulan, adat ini juga merupakan salah satu tradisi para Wali di zaman dahulu. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

74 − = 73

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.