Home > JATENG RAYA > Niat Ziarah Tukang Sapu ini Batal Gara-gara Tergoda Uang di Kotak Amal

Niat Ziarah Tukang Sapu ini Batal Gara-gara Tergoda Uang di Kotak Amal

image

NEKAD, itulah yang mungkin pantas disandang tukang sapu kandang satwa Polres Kendal. Niat berziarah malah mencuri uang kotak amal di makam Wali Gembyang yang berada di Kelurahan Patukangan, Kecamatan Kota Kendal, Jumat (11/9) pagi. Aksinya ketahuan pengurus makam dan digelandang ke Polres Kendal bersama barang bukti (BB) uang diduga merupakan hasil pencurian sebesar Rp 84 ribu rupiah. Pelaku yang baru bekerja tiga minggu sebagai tukang sapu kandang satwa di Polres Kendal itu bernama Hasan (36) warga Malang. Saat diperiksa dihadapan penyidik pelaku nekad melakukan aksi pencurian itu untuk dikirimkam ke keluarganya. Dalam aksinya yang dilakukan sendirian itu, pelaku berpura-pura berziarah ke makam Wali Gembyang. Dengan berbekal lidi sepanjang 30 cm dan pada ujung lidi sudah dilumuri pulut nangka (berfungsi lem perekat,red), membuat pelaku dengan leluasa dapat mengambil uang yang berada di dalam kotak amal pada saat kondisi makam Wali Gembyang tengah sepi.
“Saya terpaksa curi uang di kotak amal makam itu untuk dikirim ke rumah. Hanya Rp 15 ribu uang yang berhasil saya ambil sebelum akhirnya ketahuan warga. Kalau uang lainnya itu asli milik saya bukan dari hasil mencuri. Saat mengambil uang, lidi itu saya gigit pakai mulut dan mengarahkan ujung lidi berpulut pada uang di dalam kotak amal itu,” aku Hasan, pria bertato pada tangannya yang juga hobi mencari burung itu kepada penyidik.
Sebelum melakukan aksi pencurian, pelaku sempat mondar-mandir mencurigakan di sekitar makam Wali Gembyang. Kemudian pelaku tampak sempat masuk ke dalam warung tak jauh dari makam tersebut. Dan setelah keluar dari warung, pelaku kemudian masuk area makam Wali Gembyang.
“Karena pelaku mencurigakan, saat masuk makam pelaku saya intai dibalik tembok. Pada saat melakukan aksinya, pelaku saya tangkap dan mengelak. Karena mendapati uang hasil curian disimpan di balik karpet, pelaku saya amankan. Dan bersama juru warga lainya saya laporkan ke polisi Pos Kota,” kata Ahmad Khairuddin, warga yang menangkap basah pelaku pencurian uang kotak amal makam itu.
Kanit IV Reskrim Polres Kendal M Herdi Pratama SIK, mengatakan, dalam kasus pencurian uang kotak amal makam ini, pelaku saat diperiksa petigas berkilah datang ke makam Wali Gembyang untuk berziarah tidak melakukan pencurian. Namun pelaku ketangkap basah warga yang mencurigai pelaku sedang melakukan pencurian uang kotak amal.
“Dari keterangan pelaku hanya mau berziarah. Namun, berziarah kok membawa lidi yang ujungnya ada pulutnya. Dan kasus pencurian ini masih kita dalami,” kata dia. (MJ-01)

Ini Menarik!

Borobudur Marathon, Sejumlah Jalan Disterilkan

Share this on WhatsAppMAGELANG – Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM) 2017 yang digelar Minggu (19/11), …

Silakan Berkomentar