Home > JATENG RAYA > METRO SEMARANG > MPA Bagi-bagi Kondom Gratis di Bandungan

MPA Bagi-bagi Kondom Gratis di Bandungan

kondom bandungan

BANDUNGAN– Masyarakat Peduli AIDS (MPA) di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang membagikan kondom gratis di acara jalan sehat dalam rangka kampanye pencegahan HIV/AIDS. MPA menilai kawasan Bandungan merupakan titik hotspot (berpotensi besar penyebaran HIV/AIDS). Dalam jalan sehat yang digelar Jumat (29/8) ini selain membagi kondom gratis bagi yang membutuhkan juga digelar tes kesehatan. Sekitar 3500 peserta jalan sehat yang terdiri berbagai lapisan masyarakat termasuk para pengusaha dan pekerja hiburan di kawasan Bandungan diminta untuk menjalani Voluntary Counseling Test (VCT) untuk mendeteksi HIV/AIDS juga tes kesehatan infeksi menular seksual (IMS).

“Kegiatan ini diselenggarakan Kecamatan Bandungan bekerjasama dengan KPA dan Puskesmas Duren. Tujuannya dilaksanakan dalam rangka sosialisasi untuk kesadaran tentang kesehatan reproduksi dan pemahaman tentang HIV/AIDS. Terutama untuk mendukung terbentuknya dan penguatan MPA. Sehingga dalam kegiatan tersebut juga digelar penyuluhan HIV/AIDS,” tutur Camat Bandungan sekaligus Ketua MPA Bandungan, Nanang Septiyana, disela-sela kegiatan VCT yang diikuti belasan warga.

Lebihlanjut Nanang mengatakan, MPA Bandungan sudah terbentuk selanjutnya akan dibentuk hingga sampai tingkat Rukun Tetangga (RT). Sebab di Bandungan dampak dari prostitusi bukan saja pada pengguna, tetapi juga akan berdampak pada keluarga dan masyarakat yang tertular penyakit. Nanang juga mengakui di Bandungan, juga ada temuan Infeksi Menular Seksual (IMS) dan HIV/AIDS.

“Ada kendala dalam melakukan pemeriksaan kesehatan, dan justru kendala itu dari pengusaha hiburan itu sendiri yang terkadang malah tidak mau ketika akan dilakukan pemeriksaan oleh tim medis. Untuk itu kita akan menerapkan kebijakan mencabut izin usahanya jika ada pengusaha yang keberatan para pekerja hiburannya di periksa kesehatannya. Ada satu dua pengusaha saja yang selalu keberatan untuk pemeriksaan,” ujar Nanang.

Adiministrasi Logistik, KPA, Kabupaten Semarang, Fitra Ardianto menambahkan, target pemeriksaan sebanyak-banyaknya. Saat ini prioritas yang diperiksa adalah laki-laki beresiko tinggi. Sebab muara penularan pada ibu rumah tangga dan masyarakat justru pada lelaki beresiko tinggi.

“Untuk kawasan Kopeng (Kecamatan Getasan) tidak ada temuan, Tegal Panas (Bergas) ada 2 kasus, Gembol (Bawen) 3, dan di Bandungan diperkirakan ada belasan. Sebab di Bandungan ini sulit untuk pengawasan jadi kita kesulitan untuk mendetaksi. Di Kabupaten Semarang Bandungan termasuk yang paling tinggi jumlah penderitanya,” tutur Fitra.

Ketua Tim Medis Puskesmas Duren, dr. Kartika menjelaskan, target pemeriksaan sebanyak-banyaknya, tetapi baru 15 orang yang melakukan VCT dan hasilnya tidak ada satupun yang positif HIV/AIDS. Sementara itu hasil pemeriksaan sebelumnya di tahun 2014 ini ada 4 temuan baru HIV/AIDS di Bandungan.

“Kita rutin melakukan pemeriksaan keliling di Pos-pos ojek, rumah-rumah kos, tempat hiburan dan hasilnya untuk tahun ini di Bandungan ada 4 temuan baru. Tiga orang PSK dinyatakan positif dan seorang ibu rumah tangga. Untuk penanganan lanjutan dilakukan Manajer Kasus, sementara kami hanya pemeriksaannya saja,” ungkap dr Kartika. (MJ-02)

Ini Menarik!

PSMP vs PSIS: Momentum Bangkit

Share this on WhatsApp BANDUNG – PSIS mengincar poin penuh atas PS Mojokerto Putra pada …

Silakan Berkomentar