Motor Dirampas, Jasad Maryadi Dibuang di Tampir Kulon

MAGELANG – Warga Desa Tampir kulon Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki laki, yang tergeletak di selokan di pinggir jalan di desa tersebut, Sabtu (7/3) pagi. Diduga, mayat itu merupakan korban kekerasan dan perampasan harta benda.

Jasad korban pembunuhan di Desa Tampir Kulon Magelang. Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo membenarkan penemuan mayat itu. Ia menduga korban adalah korban pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan meninggal dunia.

Kapolsek Candimulyo AKP suharto menambahkan, korban diketahui bernama Maryadi (37) warga Tampir Kulon. Penemuan mayat itu pertama kali diketahui Sahroni (56) dan Ramelan (43) warga setempat saat melintas di lokasi tersebut pada pukul 05.00 wib. Selanjutnya, penemuan itu dilaporkan ke Polsek Candimulyo dan perangkat desa setempat.

Dari keterangan yang dihimpun, diketahui kalau sepeda motor korban Yamaha Mio Type Cast Whell warna merah dengan nomor polisi H-5943-YF keluaran tahun 2012 ikut raib dalam kejadian tersebut. ”Kami masih dalami terkait kasus ini, jenazah juga masih dalam proses otopsi belum selesai,” tandasnya.

Saat ditemukan, korban mengenakan hem lengan panjang motif kotak-kotak dengan celana jeans warna abu-abu. Selanjutnya dilakukan olah TKP yang dilakukan tim inafis Polres Magelang dan  Polda Jateng. Setelah itu, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Muntilan guna dilakukan visum.

Dari hasil visum luar tim Inafis Polres Magelang, pada tubuh korban terdapat luka luka sobek kena benda tajam di bagian kepala, di punggung ada  empat luka, ketiak dan di bagian dada.

Saat ini, sekitar lokasi penemuan jenazah masih dipasangi polisi line. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan mengembangkan kasus ini sambil menunggu hasil outopsi.(MJ-24)

dprd kota semarang
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

9 + = 13

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.