Home > JATENG RAYA > Monumen Adipura Dibuang ke TPA, Seniman Labrak DPRD Jepara

Monumen Adipura Dibuang ke TPA, Seniman Labrak DPRD Jepara

Solidaritas pekerja seni Jepara mendatangai DPRD Jepara. FOTO: Rhobi Shani

 
JEPARA – Puluhan pegiat seni di Kabupaten Jepara, menggelar aksi demo di DPRD Jepara. Mereka menyatakan kekecewaan atas dibuangnya monumen Adipura ke tempat pembuangan akhir (TPA) Bandengan serta menyoroti pembangunan Patung Tiga Tokoh Pejuang Perempuan Jepara di bundaran Ngabul.
Sebelum dibangun Patung Tiga Tokoh Pejuang Perempuan Jepara, di bundaran Ngabul terdapat air mancur beserta taman bermain. Di tengah taman terdapat monumen Adipura.

Dihadapan Wakil Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali dan Purwanto, serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Ashar Ekanto, Koordinator aksi Didi Endro menyampaikan, monumen Adipura merupakan simbol bukti penghargaan atas keringat masyarakat Jepara dalam menjaga kebersihan dan keindahan kotanya. Namun, ketika taman Adipura dipugar, monumen Adipura dibuang begitu saja di TPA.

“Ini pelecehan terhadap Jepara,” seru Didid, Senin (30/1/2017).

Selain menyangkan pembungan monumen Adipura, Didi melanjutkan, pihaknya juga prihatin atas pembangunan Patung Tiga Tokoh Pejuang Perempuan Jepara. Dimana, belum genap diresmikan, patung tersebut sudah retak. Padahal anggaran pembangunan patung tersebut mencapai R,2,6 miliar.

“Bangunan tersebut masih tanggungjawab kontraktor hingga enam bulan. Tapi perbaikan hanya bersifat menambal bagian yang pecah,” kata Didid.

Menanggapi aspirasi itu, Wakil Ketua DPRD Jepara Imam menyatakan, akan memanggil dinas-dinas berkait dengan pembangunan patung tersebut. Pihaknya juga menyangkan pembuangan monumen Adipura ke TPA Bandengan.

“Kami tidak tahu kalau dibuang ke TPA. Nanti kita kembali duduk bersama, akan kami panggil dinas-dinas yang menanganinya,” ujar Imam.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Ashar Ekanto menyampaikan, seiring dengan penataan organisasi perangkat daerah (OPD), Patung Tiga Tokoh Pejuang Perempuan Jepara menjadi tanggungjawab Dinas Pekerjaan Umum.

“Dulu kami hanya membangun, sekarang jadi tanggungjawab PU,” ucap Ashar.

Berkait dengan monumen Adipura, Ashar menambahkan, pihgaknya mewacanakan penempatan monumen Adipura di simpang Ruwet Jepara. Namun, hal itu masih harus dibahas dengan pihak-pihak terkait.(oby)

Ini Menarik!

Motorola Beri Harga Khusus Akhir Tahun

Share this on WhatsApp SEMARANG – Di penghujung tahun 2017, Motorola Indonesia menggelar promo bertajuk …

Silakan Berkomentar