Home > JATENG RAYA > Modal Badan Tegap Seperti Polisi, Polisi Gadungan Renggut Keperawanan Bunga Kaliwungu

Modal Badan Tegap Seperti Polisi, Polisi Gadungan Renggut Keperawanan Bunga Kaliwungu

ilustrasi

KENDAL – Doni Nurcahyanto pemuda 26 tahun warga Desa Karangayu Kecamatan Cepiring memang bertubuh besar dan tegap. Merasa punya modal fisik yang oke, pemuda pengangguran ini menyamar sebagai polisi, agar bisa merayu dan membujuk wanita-wanita khususnya Anak Baru Gede (ABG) untuk dikencani.

Terbukti, modal tampang keren, tubuh besad dan tegap ini Doni menggauli dan mencabuli gadis dibawah umur. Tak pelak, akibat perbuatannya polisi gadungan ini harus meringkuk di balik tali jeruji besi. 

Doni selalu mengincar para korbannya dengan cara mengaku sebagai anggota polisi, setelah itu korban diajak berkenalan dan diajak jalan-jalan. Setelah itu sang polisi gadungan memaksanya untuk berhubungan badan.

Berkat laporan masyarakat dan orang tua korban, jajaran Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Kendal, akhirnya bisa membekuk pelaku saat berada di dalam rumahnya tanpa perlawanan.

Kapolres AKBP Maulana Hamdan melalui Kasat Reskrim AKP Arwansyah menuturkan ada salah satu korban, sebut saja bunga, warga Kaliwungu Kendal, berawal diajak kenalan oleh seorang pria dengan menggunakan sebutan nama Hendra Saputra dan mengaku sebagai anggota polisi. 

Baru sekitar seminggu berkenalan, lanjut Kapolres, pelaku dengan dalih mengajak korban untuk jalan-jalan tapi justru akhirnya dibawanya menuju ke sebuah hotel yang berada di jalur lingkar jalan arteri Kaliwungu. 

“Disitulah korban diajak dan dipaksa untuk melakukan hubungan badan layaknya pasangan suami istri,” kata Kasat Reskrim AKP Arwansyah. 

Selang beberapa hari tersangka kembali menghubungi korban untuk melakukan hubungan badan lagi. Korban menolak, namun karena tersangka terus memaksa akhirnya kejadian yang menimpanya diceritakan kepada orang tuanya. 

“Ibu korban yang tidak terima, langsung melaporkan kejadian yang dialami anaknya tersebut ke Polres Kendal. Polisi yang mendapat laporan segera bertindak dan setelah melakukan penyelidikan pelaku pencabulan dapat ditangkap,” terangnya. 

Kasat Reskrim menambahkan, dari penangkapan tersangka petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 buah HP LENOVO dan 1 buah HP NOKIA milik pelaku serta 1 unit sepeda motor yang digunakan saat melakukan aksinya. 

Setiap kali mengelabuhi korbannya, modus yang dilakukan pelaku selalu mengaku sebagai anggota polisi. “Saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan guna penyidikan lebih lanjut,” tandas AKP Arwansyah. 

Kini pelaku harus mendekam balik jeruji besi Mapolres Kendal, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Atas kasus tersebut, pelaku bakal dijerat pasal 81 dan atau 82 UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak atau pasal 285 KUHP dengan ancaman paling lama 15 tahun penjara. (MJ-01)

Ini Menarik!

Menikmati Desa dari Bangunan Kolonial Hotel Garuda

Share this on WhatsApp   BERADA tak jauh dari Gunung Telomoyo, Hotel Garuda yang merupakan …

Silakan Berkomentar