Mobil Barang untuk Mudik, Keselamatan Jadi Taruhan

SEMARANG – Fenomena mobil barang untuk mudik setiap tahunnya cukup marak. Penggunaan mobil barang untuk angkutan mudik itu cukup mengkhawatirkan. Pasalnya, keselamatan penumpang dan orang lain di sekitar yang jadi taruhannya.

Angkutan barang masih digunakan sebagai transportasi mudik. Foto: metrojateng.com/istimewa

Pengamat transportasi dari Unika Soegijapranata Semarang, Joko Setijowarno mengatakan, fenomena mobil barang untuk mudik memang marak setiap tahunnya. Selain lebih praktis, juga lebih murah.

‘’Cukup diberi penutup di atas bak truk untuk melindungi penumpang dari cuaca terik matahari dan hujan,’’ ujarnya, Minggu (10/6).

Selain membawa sejumlah orang, mobil barang untuk mudik juga menurutnya bisa membawa sepeda motor. Tak hanya untuk mudik, bahkan juga digunakan untuk menuju obyek wisata saat setelah Lebaran usai. ‘’Banyak ditemui mobil barang angkutan orang untuk berwisata,’’ katanya.

Padahal sesuai aturan dalam PP 74/2014 tentang Angkutan Jalan, penggunaan mobil barang untuk angkutan orang hanya dalam hal untuk pengerahan pelatihan TNI dan/atau Kepolisian Negara RI. Dan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan (pasal 6).

Pada Pasal 7, kepentingan yang memerlukan mobil barang secara segera digunakan dalam rangka mengatasi masalah keamanan, sosial dan darurat. Masalah keamanan, seperti mobilisasi petugas keamanan dan evakuasi korban gangguan keamanan.

Masalah sosial, seperti angkutan saat aksi pemogokan massal dan penertiban umum. Sedangkan keadaan darurat, seperti evakuasi korban dan pengerahan bantuan.

‘’Angkutan orang dengan menggunakan mobil barang harus memperhatikan faktor keselamatan. Sebenarnya, apabila pemerintah menyediakan fasilitas transportasi umum yang murah, dapat mengurangi pemakaian mobil barang untuk mudik,’’ tegasnya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 1 = 7

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.