Meredam Panas Semarang dengan Gelato Kolak Setup dan Rujak Buah di Otello Gelatology & Sorbetteria

SAAT udara panas dan badan mulai gerah, kudapan atau minuman manis dengan sensasi segar dingin pasti menjadi buruan. Maka tak heran jika di Kota Semarang sekarang ini mulai menjamur penjual minuman seperti es kopi susu, teh Thailand, hingga es kepal. Namun, di antara minuman kekinian itu siapa yang bisa menolak es krim?

Pembeli memesan gelato di Otello Gelatology & Sorbetteria di Jl Setiabudi No 115 Srondol Semarang. Foto: anggun puspita

Kudapan dingin nan manis berbahan susu yang dibekukan itu tetap menjadi favorit bagi semua orang dari segala usia. Akan tetapi, sekarang ini menikmati es krim juga banyak pilihan. Salah satunya Gelato, es krim khas Italia ini menawarkan tekstur yang lebih lembut serta rasa yang lebih berkualitas dan beragam. Semakin banyak gerai Gelato, para chef pun makin berinovasi menghadirkan rasa yang unik dan sesuai selera lokal.

Seperti di Otello Gelatology & Sorbetteria di Jalan Setiabudi No 115 Srondol Semarang. Pemilik sekaligus chef, Kartika Sulistiowati dan Monica menawarkan citarasa gelato yang unik dan memperbanyak varian rasa lokal disana.

‘’Kami memiliki 38 resep dan 24 rasa yang disajikan berganti-ganti setiap minggunya. Adapun, selain menyajikan gelato dengan rasa Italia, kami juga menghadirkan berbagai rasa khas Indonesia. Jadi, 50% citarasa dari negeri asalnya, 50% citarasa lokal Indonesia,’’ tuturnya saat ditemui di acara grand opening Otello Gelatology & Sorbetteria.

Citarasa lokal Indonesia yang diolah menjadi gelato di antaranya, Rujak Buah, Kolak Setup, Es Teler, Tape Singkong Muntilan. Selain itu, buah tropis khas Indonesia juga tak luput menjadi kreasi dan inovasi gelato seperti, Sirsak, Markisa, Mangga Gedong, Mangga Arumanis, dan lainnya.

Aneka rasa es krim khas Italia disajikan di Otello Gelatology & Sorbetteria di Jl Setiabudi No 115 Srondol Semarang. Foto: anggun puspita

‘’Rasa-rasa itu kami sajikan kepada masyarakat Semarang dan Jawa Tengah, karena daerah ini memiliki potensi sumber daya alam dan kuliner lokal yang sangat besar. Sehingga, jika biasanya masyarakat menikmati kuliner dan buah-buahan itu dalam bentuk sebenarnya, kini mereka bisa mencicipinya dalam olahan gelato kreasi kami,’’ kata Kartika.

Meski telah diolah menjadi gelato, rasa dan sensasi menikmati Rujak Buah dalam bentuk es krim lembut itu tak berkurang. Dalam setiap sendok gelato yang masuk ke mulut, kita dapat merasakan buah-buah yang umumnya ada di kudapan rujak seperti nanas, kedondong, mangga, ketimun. Kemudian saat mengulumnya, lidah kita dapat merasakan rasa sambel rujak dari gula jawa dan kacang tanah. Rasanya segar dan sangat cocok jika dinikmati saat siang hari yang terik.

Disamping Rujak Buah, kita juga bisa mencicipi Kolak Setup dalam bentuk gelato. Seperti halnya menikmati segelas Kolak Setup dengan kuah beraroma gula jawa, kayu manis, cengkeh dan potongan pisang.

Selain itu, masih banyak varian rasa unik yang ditawarkan di Otello. Misalnya saja, Crema de Bolognese yang umumnya digunakan untuk saus pasta dengan bahan krim gurih, dan Banana Peanut Bacon yang merupakan perpaduan buah pisang, kacang dan daging sapi kering.

Chef Otello Gelatology & Sorbetteria sedang membuat gelato dengan mesin berteknologi baru. Foto: anggun puspita

Dengan ilmu yang diperoleh di Bologna Italia, Kartika dan Monica berkomitmen terus mengembangkan citarasa lokal yang baru untuk gelato, termasuk dalam penggunaan bahan-bahan lokal. Hal itu dilakukan sekaligus untuk memasyarakatkan gelato pada warga Semarang dan Jawa Tengah.

Upaya mereka pun disepakati oleh chef kondang sekaligus pakar kuliner, William Wongso yang hadir dalam peresmian gerai gelato tersebut. Dia mengatakan, gelato berbeda dengan es krim. Sebab, jika es krim mengandung lemak yang tinggi, pada gelato menggunakan lemak nabati yang lebih sehat. Begitupun untuk penggunaan susu pada gelato lebih dominan dibandingkan krim.

‘’Untuk itu dalam kreasi dan inovasi, gelato dapat dikembangkan dalam berbagai varian atau rasa. Misalnya, ingin mengolah gelato rasa bawang putih dan vanilla, jika dalam hasilnya hanya salah satu bahan yang dominan maka gelato tersebut gagal. Gelato dari perpaduan yang unik itu bisa dikatakan berhasil jika muncul rasa baru,’’ tuturnya.

Sementara itu, untuk dapat merasakan es krim Italia di Otello Gelatology & Sorbetteria konsumen cukup merogoh kocek mulai Rp 20.000 hingga Rp 40.000, tergantung small, medium, atau large cup, dan akan mendapatkan dua hingga empat rasa sesuai selera. (Anggun Puspita-)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

5 + 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.