Home PILGUB JATENG 2018 Menangkan Sudirman-Ida, Cak Imin Takkan Pecah Belah Nahdliyin Jateng

Menangkan Sudirman-Ida, Cak Imin Takkan Pecah Belah Nahdliyin Jateng

41
0
SHARE
Deklarasi pemenangan Sudiirman-Ida di Kendal baru-baru ini. (foto: metrojateng.com)

 

SEMARANG – Partai Kebangkitan Bangsa menyatakan akan mengerahkan semua kemampuannya untuk memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jateng, Sudirman Said-Ida Fauziyah.

Ketua DPW PKB Jawa Tengah Muhammad Yusuf Chudlory memastikan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar akan turun langsung untuk mengawal proses kampanye Sudirman-Ida.

“Tentunya Pak Ketum akan turun untuk berkampanye buat pasangan Sudirman Said dan Ida Fauziyah. Selain itu, kami juga mendapat dukungan penuh dari para anggota majelis syuro dan sesepuh Nadhliyin dengan berkampanye di basis suara utama partai,” kata Gus Yusuf, sapaan akrabnya kepada metrosemarang.com, Selasa (13/2).

Ia mengatakan masa kampanye Pilgub Jateng nanti juga diikuti sejumlah kader partainya yang duduk di kursi DPR RI, DPRD tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Lebih lanjut lagi, ia menegaskan bahwa partainya akan menggunakan strategi yang santun tanpa memecah belah basis Nahdliyin di Jawa Tengah.

Karena itulah, ia tak khawatir dengan upaya elite politik PPP yang ingin merangkul jaringan Gusdurian di pelosok Jateng.

“Kami enggak pernah khawatir dengan trik-trik kubu sebelah. Kan yang perlu dipahami itu yang jadi massanya PKB sudah pasti pengagumnya Gus Dur. Kita lihat saja lebih kuat mana antara massanya kita atau mereka,” cetusnya.

Ia mengaku telah menginstruksikan kepada kadernya untuk tampil habis-habisan dalam memenangkan pasangan Sudirman-Ida. Pasalnya, target kemenangan Pilgub Jateng merupakan hal mutlak karena head to head melawan calon petahana Ganjar Pranowo.

“Targetnya menang. Pak Sudirman Said harus menjadi gubernur bagi semua lapisan masyarakat Jawa Tengah. Tidak ada tawar-menawar lagi. Kami saat ini sedang merapatkan barisan untuk memperteguh konsolidasi dan strategi menjaring massa anak muda di Jawa Tengah,” tukasnya. (far)