Melongok Dapur Tempo Dulu di Gelaran SICF 2018

SOLO – Di tengah masakan kekinian yang marak belakangan ini, masakan tradisional tak ditinggalkan dalam gelaran Solo Indonesia Culinary Festival (SICF) 2018. Di lokasi gelaran sicf terdapat tempat yang unik yang dijadikan sebagai display dapur tempo dulu.

Dapur Tempo Dulu jadi daya pikat di Solo Indonesia Culinary Festival. Foto: metrojateng.com

Tak seperti stand food bazar lainnya, lokasi dapur tempo dulu ini beralasankan tanah dan ditempatkan di bawah pepohonan yang teduh. Di tempat ini Anda bisa melihat langsung proses memasak secara tradisional, dan merasakan langsung masakan khas tradisional yang sudah semakin langka.

Berbagai masakan tradisional seperti sayur gudhe, sayur terik, sayur lodeh dan gudangan mlanding disajikan oleh para pengemar kuliner langka di Solo Indonesia Culinary Festival 2018 ini.

Salah seorang pengujung Dea Fatimah (25) mengaku senang bisa merasakan langsung makan di tempat yang sudah langka tersebut.

“Tadi sekalian bisa melihat bagaimana cara memasak masakan zaman dulu ya, ternyata sulit juga banyak yang harus dibuat seperti menyalakan tungku ya susah juga,” ujarnya saat ditemui di gelaran SICF 2018, Jumat (13/4).

Dapur tempo dulu ini seperti dapur tradisional dilengkapi dengan tungku yang terbuat dari tanah liat, serta proses memasak dengan menggunakan kayu bakar. Beberapa perlengkapan seperti sabit, caping, alat masak juga diletakkan di dinding yang terbuat dari anyaman bambu tersebut.

“Tadi merasakan sayur yang baru pertama kaya sayur gudhe, terus gudangan dengan tokolan besar-besar tadi. Ya ini bagus ya terutama bagi anak-anak biar mengenal zaman dulu,” ujar Rosita (38) pengujung asal Wonogiri.

Solo Indonesia Culinary Festival 2018 menyajikan 170 stand food bazar dari mulai masakan khas Kota Solo hingga masakan kekinian saat ini. Acara SICF sendiri berlangsung mulai tanggal 12-15 April 2018 di Stadion Manahan. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 40 = 47

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.