Masa Kampanye, Ratusan Baliho Pemerintah Bergambar Calon Petahana Masih Bertengger

Foto petahana Bupati Magelang, Zainal Arifin yang merupakan salah satu paslon Bupati Magelang masih didapati di beberapa titik, kendati saat ini sudah memasuki masa kampanye. (foto: metrojateng.com/ ch kurniawati)

 

MAGELANG – Panitia Pengawasan Pilkada Kabupaten (Panwaskab) Magelang menemukan 210 baliho dengan gambar salah satu calon bupati, yang merupakan Bupati Magelang petahana, Zaenal Arifin SIP. Ketua Panwaskab Magelang Habib Shaleh mengatakan, baliho tersebut terpasang atas nama berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), berisi program-program pemerintah.

Namun ada pula yang terpasang tanpa nama OPD. Padahal saat ini sudah masuk masa kampanye. Panwaskab juga telah meminta seluruh OPD untuk menurunkan baliho bergambar calon petahana yang berisi program pemerintah, dalam waktu 2×24 jam sejak penetapan pasangan calon kelapa daerah, 12 Februari lalu.

“Masih banyaknya baliho bergambar calon dan berisi program pemerintah ini memicu komplain dari warga masyarakat,” kata Habib. Baliho yang dipasang tanpa menampilkan nama OPD sejauh ini sudah banyak yang langsung diturunkan usai penetapan pasangan calon. Sedangkan yang dipasang oleh OPD belum diturunkan.

“Meskipun baliho tersebut berisikan program pemerintah, namun tetap harus diturunkan. Karena bupati dan wakil bupati petahana saat ini sudah cuti diluar tanggungan negara. Mereka tidak berhak lagi menggunakan fasilitas negara dalam bentuk apa pun,” tandas Habib.

Menurut Habib, Panwaskab hanya memiliki wewenang menghimbau dan rekomendasi ke instasi yang memasang baliho tersebut. “Itu sesuai dengan arahan dari Bawaslu Provinsi Jateng,” katanya.

Habib menekankan, pihaknya tidak akan segan untuk terus melakukan himbauan meskipun tidak ada tanggapan. Pihaknya juga sudah bertemu dengan Sekda Kabupaten Magelang terhadap masalah tersebut. (MJ-24)

 

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

85 + = 95

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.