Beranda KAMPUS Mahasiswa Undip Dituntut Punya Startup

Mahasiswa Undip Dituntut Punya Startup

37
0
BERBAGI

SEMARANG – Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) dituntut untuk memiliki Startup sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan baru. Hal tersebut terungkap dalam acara Jamkrindo Strartup Challenge 2018 di gedung klinik kewirausahaan dan inkubator bisnis (KKIB) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip Tembalang, Selasa (17/4).

Mahasiswa Undip Dituntut Punya Startup
Jamkrindo Strartup Challenge 2018 di gedung KKIB FEB Undip, Selasa (17/4). Foto: ade lukmono

Dekan FEB Undip, Suharnomo mengatakan bahwa pada tahun 90an tujuannya adalah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Namun fenomena tersebut saat ini berubah menjadi wirausahawan. Untuk itu mahasiswa Undip harus mampu merespons perubahan tersebut.

“Studi terbaru sebanyak 22 persen ingin jadi pengusaha, 1 persen jadi pns dan sisanya ingin jadi profesional. Studi dari program PKM keberhasilannya hanya 5 sampai 6 persen yang bisa bertahan hingga tahun kelima,” ujarnya.

Dikatakannya, FEB Undip sudah memiliki Klinik Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis (KKIB). Terlebih lagi didukung kebijakan pemerintah yang memiliki hilirisasi yang cukup baik. Dia berharap, mahasiswa banyak terinspirasi dari senior yang sudah berkecimpung di dunia bisnis.

Rektor Yos Johan Utama mengatakan, Undip yang saat ini menduduki peringkat Perguruan Tinggu terfavorit sekarang nomor 2 terfavorit di Indonesia harus memiliki motivasi lebih untuk mencetak wirausaha baru.

Dirut Jamkrindo, Randi Anto mengemukakan bahwa Startup Challenge merupakan aplikasi dari visi Jamkrindo yakni mengembangkan UMKM. Jamkrindo mendorong inovasi dari mahasiswa untuk menjadi wirausaha.

Selain di Semarang, Jamkrindo juga melakukan roadshow ke Depok, Yogya, Surabaya dan Jakarta. Pihaknya siap memberikan bantuan kepada mahasiswa yang serius mengembangkan diri menjadi wirausahawan lewat Startup. (ade)