Beranda PILGUB JATENG 2018 Lima Jalan Protokol di Solo Harus Steril APK

Lima Jalan Protokol di Solo Harus Steril APK

39
0
BERBAGI

SOLO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Solo melarang lima jalan protokol di kota Solo sebagai kawasan pemasangan alat peraga kampanye (APK) selama masa kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng.

Ilustrasi

Kelima jalan protokol tersebut meliputi Jalan Slamet Riyadi, Jalan Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Urip Sumoharjo, dan Jalan Ir Sutami.

Komisioner Panwaslu Bidang Pengawasan, Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Muh Mutaqin mengatakan, selain dianggap bisa merusak wajah kota, kelima jalan tersebut merupakan jalan utama di Kota Solo.

Pelarangan ATK di jalan protokol sesuai dengan Perwali Nomor 2 tahun 2009 tentang ketentuan pemasangan alat peraga kampanye. Baik itu alat peraga kampanye pileg, pilpres, dan pilgub.

“APK yang sudah telanjur dipasang di jalan tersebut harus dibersihkan disesuaikan dengan keputusan PKPU. Besok akan kita koordinasi dengan Satpol PP untuk membersihkan APK,” ujarnya saat mengadiri rapat koordinasi penentuan lokasi pemasangan alat peraga kampanye di kantor KPU Solo, Rabu (21/2).

Selain kelima jalan protokol, KPU juga melarang tim sukses pasangan calon memasang APK di kawasan white area, meliputi tempat ibadah, pendidikan (sekolah) dan kantor pemerintahan.

Sementara itu, Ketua KPU Solo, Agus Sulistyo mengatakan KPU telah menentukan titik pemasangan alat peraga kampanye bagi paslon Pilgub yang difasilitasi oleh KPU. Namun paslon bisa menambah alat peraga kampanye maksimal sejumlah 150 persen dari yang telah disiapkan KPU.

“Boleh lebih jumlahnya maksimal 150 persen, asal biaya bayar sendiri. Karena jatah setiap kabupaten atau kota itu hanya lima titik,” ungkapnya.

Masa kampanye pemilihan Gubernur Jateng dijadwalkan berlangsung pada 15 Februari hingga 23 Juni 2018. (MJ-25)