Beranda JATENG RAYA Lewat Ikan Goreng, Perempuan Ini Selundupkan Sabu ke Ruang Tahanan

Lewat Ikan Goreng, Perempuan Ini Selundupkan Sabu ke Ruang Tahanan

58
0

 

SEMARANG – Seorang wanita diamankan Petugas Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Semarang setelah berupaya menyelundupkan sabu ke sel tahanan Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Selasa (21/11). Tersangka bernama Sri Cahyani (31) merupakan warga Kelurahan Bandarharjo, Semarang Utara Semarang.

Penangkapan tersebut bermula dari Sri yang saat itu mengantarkan makanan kepada salah seorang tahanan yang tengah dijadwalkan bersidang di PN Semarang. Ia bernama Arif Junaidi yang sedang mengantre sidang untuk perkara narkoba yang menjeratnya. Makanan tersebut diletakkan di depan sel tahanan.

“Saat itu petugas kami sudah mengamati. Bungkusan nasi tersebut dibuka dan didapati sabu seberat 1,5 gram,” ujar Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abioso Seno Aji saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Jumat (24/11).

Sabu itu, lanjut Abi, dibagi menjadi dua bagian. Sebanyak 0,5 gram dimasukkan ke mulut ikan goreng dan 1 gram disembunyikan di dalam bungkus permen.

Sabu tersebut ternyata tidak hanya untuk Arif. Namun juga untuk satu orang lainnya bernama Kiko yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kedungpane. Sabu untuk Kiko diberikan lewat Arif.

Menurut Sri Cahyani, sabu itu didapat dari seorang penghuni Lapas Kedungpane bernama Anang. Sri berkomunikasi dengan Anang melalui telepon seluler, dimana Sri diarahkan ke suatu tempat dimana sabu itu diletakan. “Kalau bisa sampai, dapat upah Rp 150 ribu per gram,” aku ibu tiga anak tersebut.

Sri mengatakan memiliki hubungan khusus dengan Arif. “Dia (Arif red) suka membantu saya, membantu ekonomi saya. Suami saya kerjanya kuli bangunan, kadang ngamen,” kata Sri. Ia dijerat pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Arif sendiri merupakan terdakwa pengedar narkoba yang dibekuk Sat Res Narkoba Polrestabes Semarang 27 Agustus 2017 lalu. “Arif ditangkap sekitar pukul 02.00 WIB di Mlatiharjo Semarang dengan barang bukti 8,37 gram sabu,” kata Kasat Resnarkoba Polrestabes Semarang, AKBP Sidik Hanafi. (fen)