Beranda JATENG RAYA METRO PANTURA Lebaran Kurang Afdol Tanpa Hiasan Bunga Warna-warni

Lebaran Kurang Afdol Tanpa Hiasan Bunga Warna-warni

551
0

KENDAL – Sehari menjelang lebaran ada sebuah tradisi tahunan di Pasar Weleri Kendal. Warga usai sahur berburu bunga hias yang dijual dipasar terbesar di Kendal ini. Warga mengaku kurang afdol jika lebaran, di rumah mereka tidak dihiasi dengan bunga beraneka warna ini.

Pedagang bunga di Pasar Weleri. Foto: edi prayitno

Ratusan pedagang bunga beraneka ragam sudah berdatangan sejak pukul 03.00 WIB dan siap menyambut warga yang hendak berburu bunga dalam tradisi pasar kembang yang digelar sehari menjelang Idul Fitri.

Tradisi tahunan menjelang Lebaran ini selalu dipadati warga yang ingin membeli bunga tabur dan bunga potong hias. Ratusan warga rela berdesakan takut kehabisan bunga yang akan menjadi hiasan di rumah saat lebaran mendatang.

Tradisi pasar kembang yang sudah berlangsung puluhan tahun ini, awalnya hanya menggelar bunga tabur untuk ziarah ke makam. Namun perkembangan jaman membuat pedagang tidak hanya menjajakan bunga tabur namun bunga potong hias. Bunga jenis sedap malam, krisan dan bunga mawar potong paling banyak dicari warga.

Ellisa warga Sukorejo ini mengaku, setiap tahun membeli bunga potong hias untuk hiasan saat lebaran. Tradisi tahunan ini tidak pernah dilewatkan meski rela berdesakan asal bisa mendapatkan bunga sedap malam.

Ia membeli bunga krisan dengan harga satu tangkai Rp 5.000 biasanya selain untuk hiasan di ruang tamu juga untuk berziarah ke makam usai sholat ied. “Sudah tradisi Mas, kalau Lebaran tidak ada bunga hias di rumah rasanya kurang afdol,” katanya.

Bunga-bunga potong hias ini kebanyakan diambil dari wilayah Bandungan Kabupaten Semarang. Pedagang sudah mulai menggelar dagangannya sejak pukul 02.00. Pedagang bunga ini mengaku, setiap tahun warga selalu mencari bunga sedap malam, krisan dan mawar. Harga yang ditawarkan antara Rp 5.000 hingga Rp 40.000 dan akan habis menjelang dhuhur.

“Paling banyak yang dibeli adalah krisan karena beraneka warna serta sedap malam karena wangi. Kalau bunga ini diambil dari wilayah Bandungan,” ujar Aris Setiawan, pedagang bunga.

Meski banyak yang membeli bunga hias potong, pedagang bunga tabur masih banyak diburu. Umumnya bunga tabur ini akan dibawa saat berziarah saat lebaran.

”Bunga tabur berisikan daun pandan yang dirajang, melati, mawar dan bunga kanthil. Kalau harganya lengkap hanya Rp 5.000,” kata Nur Hidayati, pedagang bunga tabur.

Tradisi ini seakan menjadi kewajiban warga di Weleri dan sekitarnya untuk menghias rumahnya saat lebaran dengan bunga beraneka warglna. Tidak hanya bunga-bunga cantik ini juga sering dijadikan hadiah kepada pasangannya sebagai ungkapan cinta. (MJ-01)