Layanan Online Perizinan Penanaman Modal Sepi

Ilustrasi

 

 

KENDAL – Meski telah diluncurkan, pelayanan perizinan secara online di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kendal masih belum ada penggunanya. Persoalannya adalah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Kendal belum menempatkan staf di kantor ini.

Layanan perizinan online itu bernama “Dianter”. Kepala DPMPTSP, Soepardjan mengatakan untuk mengoptimalkan layanan tersebut masih perlu integrasi OPD terkait dalam sebuah forum. Beberapa OPD terkait adalah Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Kesehatan, dan Dinas Tenaga Kerja.

“Beberapa waktu lalu sudah ada surat Bupati kepada OPD terkait hal itu,” kata Soepardjan. Permasalahan lain yang disampaikan Soepardjan adalah kepindahan lokasi kantor DPMPTSP ke kantor eks Bappeda di Jalan Soekarno Hatta.  “Kepindahan itu belum teranggarkan di DPMPTSP,” terang dia.

Persoalan-persoalan tersebut sangat disayangkan. Sebab layanan terpadu satu pintu itu menjadi indikator yang baik bagi kinerja Pemkot Kendal. Bahkan menempati porsi besar dari seluruh nilai indikator.

“Indikator kinerja triwulanan sampai Desember 2017 lalu realisasi fisik kami 100%. Berdasarkan monitoring dan evaluasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pelayanan terpadu satu pintu kami memiliki nilai 91,6 % atau peringkat keenam terbaik se-Jawa Tengah,” ujar Soepardjan.

Soal anggaran DPMPTSP itu, Sekda Moh Toha mengatakan harus ada perencanaan terkait anggaran listrik dan operasional kepindahan. Ia sudah melakukan pemantauan berdasarkan penilaian Baperlitbang pada akhir tahun 2017, banyak indikator di DPMPTSP yang menunjukkan nilai sangat tinggi. (MJ-01)

 

 

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

3 + 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.