Home > SPORT JATENG > Lawan Borneo, Rudy Ingin Pemain Persis Hanya Fokus di Pertandingan

Lawan Borneo, Rudy Ingin Pemain Persis Hanya Fokus di Pertandingan

FX Hadi Rudyatmo Foto Metrojateng/Raditya
FX Hadi Rudyatmo
Foto Metrojateng/Raditya

SOLO – Ketua Umum Persis FX Hadi Rudyatmo berharap penggawa Laskar Sambernyawa tetap bisa menjaga komitmen bersama hingga akhir kompetisi. Hal ini harus dibuktikan saat laga rematch melawan Pusamania Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Kamis (20/11) besok.

Insiden di Samarinda, akhir Oktober kemarin, masih menyisakan trauma bagi Ferry Anto dkk. Teror yang diberikan sekelompok suporter Borneo FC saat hendak menjajal rumput Stadion Segiri, memberi pengalaman buruk bagi pemain-pemain Persis. Inilah yang diungkapkan para pemain saat ketua umum mengadakan pertemuan dengan manajemen, pemain, ofisial, dan pelatih Persis di Loji Gandrung, Minggu (16/11).

Dalam pertemuan tersebut secara tegas Rudy—sapaan Hadi Rudyatmo—berharap agar pemain bisa mengeluarkan kemampuan terbaik tanpa terpengaruh faktor non-teknis. “Semua pemain tak usah khawatir. Kemarin, saya sudah melakukan komunikasi dengan pihak penyelenggara pertandingan dan Polda setempat untuk menjamin keamanan tim,” ujarnya.

Tak hanya itu saja, guna mengantisipasi teror dari beberapa oknum yang tak bertanggung jawab, Rudy berharap setibanya di Samarinda nanti semua handphone pemain dititipkan ke pelatih. Sehingga harapannya pemain bisa benar-benar fokus.

“Ingat saya akan datang langsung dan saya akan memantau masing-masing pemain. Jangan sampai ada pemain yang main-main saat laga penentuan ini,” tegas Rudy.

Sementara itu striker andalan Persis, Ferry Anto mengaku tak masalah jika handphone diberikan kepada pelatih. Hal ini malah membuat para pemain bisa fokus 100 persen. Meski begitu setelah tiba di Samarinda nanti ada pemberitahuan kepada keluarga, agar tak merasa kebingungan. (dit)

Ini Menarik!

Hadapi Maung Anom Bandung, Persik Kendal 0-1

Share this on WhatsApp  KENDAL – Tuan rumah putaran 32 besar Liga III Indonesia harus tunduk …

Silakan Berkomentar