Home JATENG RAYA Langgar Penempatan Kerja, 73 TKI Ditahan Imigrasi Malaysia

Langgar Penempatan Kerja, 73 TKI Ditahan Imigrasi Malaysia

18
0
SHARE
Ilustrasi

 

 

SEMARANG – Sebanyak 73 tenaga kerja Indonesia ditahan oleh petugas imigrasi  wilayah Malaka Malaysia lantaran melanggar penempatan kerja. Dari TKI sebanyak itu, 37 orang di antaranya berasal dari Purworejo, 36 TKI dari Kebumen dan seorang TKI lagi dari Klaten.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jateng Wika Bintang menyatakan terdapat kesalahan penempatan lokasi kerja saat para pejuang devisa tersebut disalurkan oleh PT Dian Yoga Perdana sebagai pihak penyedia tenaga kerja luar negeri.

“Secara legalitas, mereka itu tidak salah. Cuma mereka seharusnya ditempatkan di Selangor, bukan di Malaka. Sementara mereka masih ditahan di imigrasi Malaka,” ujae Wika kepada metrojateng.com, Senin (12/2).

Ia menegaskan bahwa kasus pelanggaran penempatan kerja itu sudah dilaporkan pihak Kementerian Luar Negeri. Utusan Kemenlu kini telah menuju Malaysia guna meluruskan kasus tersebut.

Para TKI yang ditahan Imigrasi Malaka bukan hanya dari Indonesia saja, tapi juga mereka yang berasal dari India, Myanmar, dan Bangladesh. Totalnya ada 227 orang.

“Mereka sehat semua dan kita di sini komunikasi terus. Karena yang punya akses hanya Imigrasi Malaka,” ungkapnya.

Ia mengklaim sebenarnya PT Dian Yoga Perdana berpengalaman dalam menyediakan jasa tenaga kerja. Menurut informasi, ada nota kesepahaman yang mengatur penempatan para TKI itu di Malaka.

Ibaratnya kalau ditempatkan di Selangor itu tidak bisa, ya ditaruh di Malaka. “Tapi, kita lagi koordinasikan soal itu,” ujar Wika. (far)