Home > JATENG RAYA > Lalai, Rp 15 Juta Uang Pedagang Cilok Terbakar di Dapur

Lalai, Rp 15 Juta Uang Pedagang Cilok Terbakar di Dapur

Ilustrasi

MAGELANG – Apes. Dapur rumah Arifin (35) terbakar. Di sana ia menyimpan uang Rp 15 juta dalam kaleng roti. Uang hasil berjualan cilok keliling sehari-hari itupun ludes.

Peristiwa itu terjadi Jumat (18/8) pukul 01.00, dini hari. Arifin meninggali rumah di Dusun Geru, Desa Sugihmas, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Ia lupa mematikan sisa bara di tungku usai memasak. Barapun merembet keluar tungku hingga mencapai tumpukan kayu di luar tungku.

Lalu api membesar dan membakar barang-barang yang ada di dapur. Atap rumah Arifin turut terbakar. Uang Arifin diletakkan di atas blandar (kayu penyangga atap) dapur dalam pecahan Rp 50 dan Rp 100 ribu.

Saat mengetahui rumahnya terbakar, Arifin meminta tolong tetangga sekitar. “Setengah jam kemudian api berhasil dipadamkan warga,” kata Komandan SAR Grabag, Budi Rahartono.

Kapolres Magelang AKBP Hindarsono melalui Kapolsek Grabag AKP M Fadhil memastikan kebakaran karena api di tungku merembet membakar kayu. Pihaknya kini berupaya menanyakan kepada Bank Indonesia, perihal kemungkinan penggantian uang yang terbakar tersebut.

“Nanti kami bersama Camat dan Danramil melakukan konsultasi di BNI. Untuk menanyakan uang yang terbakar bisa ditukarkan di BI atau tidak,” kata Fadhil. (MJ-24)

 

Ini Menarik!

Borobudur Marathon, Sejumlah Jalan Disterilkan

Share this on WhatsAppMAGELANG – Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM) 2017 yang digelar Minggu (19/11), …

Silakan Berkomentar