Laga Uji Coba, Arema FC Tekuk PSIS 1-0

Laga Ujicoba antara PSIS Semarang dengan Arema Malang di homebase PSIS Stadion Moch Subroto, Kota Magelang, Minggu (7/1) sore. (foto: metrojateng.com/ch kurniawati)

 

 

MAGELANG – Di hadapan sekitar 12 ribu penonton yang memadati stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Minggu (7/1), Arema Malang mengalahkan PSIS Semarang. Ini merupakan kekalahan yang kali kedua dalam laga friendly match 2018.

Hendro Siswanto, pemain Arema bernomor punggung 12, berhasil menyarangkan bola di gawang PSIS, pada menit 24 di babak pertama. Sebelum bola berhasil dimasukkan ke gawang, pemain kawakan itu mendapatkan umpan dari rekannya. Sayangnya, Ridwan sang penjaga gawang PSIS salah ambil posisi, sehingga mati langkah. Bolapun  berhasil bergulir masuk ke PSIS.

Jalannya petandingan sebetulnya cukup alot. Klub besutan Joko Susilo itu selalu diatas angin. Berkali-kali, para pemainnya selalu berhasil menguasai bola. Seperti yang terjadi di menit 11, Ridwan Tawainela nyaris membobol gawang PSIS. Namun, bola melesat tipis ke samping gawang. Di menit ke 45, Ridwan kembali mendapat peluang. Namun sudah lebih dulu terkena offside.

Laga ujicoba ini juga dihujani kartu kuning. Wasit Yanuar Duma dari Magelang mengeluarkan 3 kartu kuning. Dua pemain Arema, Jefri Kurniawan dan Johan Achfari mendapat ganjaran kartu kuning karena melakukan pelanggaran. Sedangkan Pemain PSIS yang di hadiahi kartu kuning adalah pemain nomor 31, Conteh.

Di babak kedua, pertandingan berlangsung cukup sengit. Dua kubu nampak terus saling serang. Namun hingga wasit meniupkan peluit panjang, kedudukan tetap tidak bergeser. Arema FC  memenangkan laga di homebase PSIS dengan skor tipis 1-0.

Pelatih PSIS, Subangkit mengakui keunggulan laskar yang berjuluk ‘Singo Edan’ ini. Katanya, permainan mereka lebih rapi. “Pemain PSIS memang tidak sebagus saat bermain di Malang pada 4 Januari lalu,” kata Bangkit, usai pertandingan.

Ia mengatakan, dalam laga ini, ada 5 pemain asing yang melakukan trial. Mereka belum begitu membaur dengan pemain lainnya. “Beda dengan saat di Malang yang sudah lebih dulu berlatih selama 10 hari. Kali ini pemain asing baru datang, langsung kita turunkan,” ujar Bangkit.

Menurut Bangkit, laga persahabatan dengan Arema Malang merupakan ajang seleksi pemain asing untuk dimasukkan dalam tim yang ikut dalam Liga I. Berbeda dengan Liga II, tekanan di liga I lebih kuat. “Kami akan terus lakukan evaluasi dengan permainan anak-anak. Selanjutnya akan ada laga uji coba dengan Bali United,” kata Bangkit.

Kekalahan dua kali berturut-turut dengan Arema Malang, imbuhnya, akan dijadikan pelajaran berharga. PSIS akan terus belajar dengan melihat dan bagaimana menghadapi permainan tim yang lebih kuat. (MJ-24)

 

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

59 − = 50

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.