Laga Ricuh, Pemain Persis dan Pasoepati Tertahan di Stadion Ciamis

image

SOLO- Laga PSGC Ciamis melawan Persis Solo, Selasa (16/9) berakhir dengan skor imbang 1-1. Namun sayang pertandingan ini diwarnai keributan antar suporter. Entah dari mana yang memulai, sejak menit-menit awal pertandingan, suporter PSGC Ciamis yang dikenal dengan Balad Galuh dan suporter Persis, Pasoepati saling serang. Dimana akibat kejadian ini, pertandingan pun terhenti hampir 30 menit.
?
Kericuhan ini pun berlanjut, ketika pertandingan usai. Dimana ribuan Pasoepati dan pemain Persis tertahan di dalam Stadion Galuh Ciamis, hingga beberapa jam.
?
Memang keributan ini sangat disayangkan, pasalnya pertandingan pun berjalan menarik. Dan kedua tim sama-sama ingin meraih kemenangan untuk lolos ke babak delapan besar.
?
Kapten Persis yang juga pemain asing asal Kamerun menyayangkan kerusuhan ini, lewat status Blackberry pribadinya, pemain yang pernah merumput bersama PSPS Pekanbaru ini menuliskan ?Minta doa buat kami yang ada di Ciamis, belum tahu akan pulang kapan. Rusuh parah,? kata Onana.
?
Saat berlaga di Solo beberapa waktu lalu, pertandingan juga berlangsung sengit. Dimana para pemain PSGC kerap melontarkan protes kepada sang pengadil. Petaka pun tiba, saat salah seorang pemain asing PSGC, Emile Linkers melakukan protes berlebihan kepada wasit. Dan protes itu pun berbuah kartu merah kepada pemain asal Belanda ini. (MJ-16)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 3 = 1

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.