Kurir Sabu Diringkus di Depan Mapolda Jateng

SEMARANG – Seorang pria berinisial P alias Aan (39), warga Sidomukti, Kota Salatiga diringkus petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng. Ia ditangkap di Jalan Pahlawan Semarang, tepatnya di trafficlight depan Mapolda Jateng, Selasa (22/5) lalu dan kedapatan membawa sabu seberat 105 gram.

Petugas BNNP Jateng menunjukkan barang bukti hasil operasi di Semarang. Foto: efendi

“Tim BNNP Jateng melakukan penangkapan di dekat lampu merah di depan Mapolda Jateng. Kami kemudian menggeledah orang tersebut dan menemukan bubuk kristal putih yang diduga sabu,” ujar Kepala BNNP Jateng, Tri Agus Heru Prasetyo saat gelar perkara di kantornya, Jalan Madukoro, Semarang, Kamis (24/5).

Saat itu, barang yang diduga sabu tersebut berada di dalam bungkusan warna putih dan disimpan di dalam tas pinggang milik tersangka. Sabu seberat 105 gram tersebut sedianya hendak dijual di daerah Salatiga. Ia mengambil barang di Semarang dengan menemui seseorang yang sesuai permintaan pengendalinya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Aan memang kurir sabu yang dikendalikan oleh penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Ambarawa berinisial UUP. Ia mengendalikan Aan dari dalam lapas menggunakan telepon seluler.

“Mereka memang sudah berteman sejak lama, jadi partneran mengedarkan sabu, keduanya juga pernah ditangkap akibat kasus serupa,” imbuh Tri Agus.

BNNP Jateng selanjutnya berkoordinasi dengan Kepala Satuan Pengamanan Lapas Ambarawa untuk menangkap UUP. Penangkapan dilakukan sehari setelah petugas meringkus Aan.

Sementara itu, Aan merupakan residivis kasus yang sama dan baru kekuar dari penjara setelah melaksanakan hukuman selama 4 tahun pada Mei 2017 lalu.

Sedangkan UUP juga merupakan residivis kasus yang sama. Saat ini ia sedang melaksanakan masa hukuman 6 tahun penjara sejak 2016 lalu. Sebelumnya ia juga sempat dihukum 4 tahun penjara.

Ada beberapa barang bukti yabg berhasil diamankan dari kedua tersangka. Dari tangan Aan, petugas juga mengamankan satu unit handphone BlackBerry warna putih. Sedangkan dari tangan UUP, petugas mengankan dua unit handphone yang digunakan untuk mengendalikan peredaran sabu. (fen)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

88 + = 98

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.