Kurangi Limbah Plastik, Indofood Minta Warmindo Kumpulkan Bungkus Indomie

SEMARANG – Indofood Noodle Semarang menginisiasi pemiliki Warung Makan Indomie (Warmindo) untuk mengumpulkan bekas bungkus mie instan. Upaya itu dilakukan untuk mengurangi limbah plastik yang merusak lingkungan dan bumi.

Indofood kurangi limbah plastik
Indofood Noodle Semarang melakukan sosialisasi program inisiasi pengumpulan bungkus mie instan kepada pemilik Warmindo di sela acara halal bihalal di Hotel Patra Jasa Semarang, Jumat (20/7). Foto: anggun puspita

Inisiasi itu muncul setelah Indofood meresmikan Bank Sampah binaannya di Kelurahan Kalipancur dan Kelurahan Tambak Aji, Ngaliyan Semarang pada Maret 2018. Adapun, inisiasi ini disampaikan pada acara Halal Bihalal yang di hadiri oleh karyawan Indofood dan 150 pemilik Warmindo area Semarang di Hotel Patra Semarang, Jumat (20/7).

Branch Human Resources Manager Indofood Noodle Semarang, Bezaliel Pakke menyampaikan, pihaknya turut aktif mendukung program pemerintah dalam upaya mengelola sampah termasuk sampah plastik untuk mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan termasuk pencegahan kebocoran sampah plastik ke laut.

“Pengelolaan ini kami lakukan langsung di sumber sampah untuk menekan biaya pengumpulan dan pengangkutan ke tempat pengolahan akhir (TPA). Sehingga nilai sampah bertambah, kesehatan dan produktivitas warga terjaga, dan dapat memperpanjang umur TPA,” ungkapnya didampingi CSR Environment Manager PT Indofood Sukses Makmur Tbk Herlinda Murap.

Kegiatan ini, lanjut dia dapat membentuk rantai ekonomi sampah sebagai bagian dari upaya membangun Circular Economy sampah. Adapun, Indofood dalam hal ini melibatkan Warmindo sebagai mitra pemanfaat produk Indofood yang cukup besar.

“Diharapkan, keterlibatan Warmindo dalam pengelolaan sampah dapat menghasilkan pola dan mekanisme yang efisien, sehingga dapat diaplikasikan ke tempat lain,” tuturnya.

Untuk memberikan sosialisasi dan edukasi terkait inisiatif ini, Indofood Noodle Semarang menggandeng Yayasan Bintari untuk memberikan pemahaman pentingnya mengelola sampah dari sumber melalui kegiatan pemilahan dan pengumpulan seluruh produk sampah yang dihasilkan. Sampah pilah selanjutnya akan dijemput oleh Yayasan Bintari dan dijual ke Bandar Sampah Besar atau langsung ke pendaur.

“Pada tahap awal kami akan bermitra dengan 25 outlet Warmindo dulu untuk menemukan mekanisme pengumpulan yang tepat dan efektif untuk selanjutnya kami akan meluaskan program dengan melibatkan outlet Warmindo lainnya,” kata Bezaliel.

Untuk mencapai keberhasilan program ini, dibutuhkan partisipasi dari semua pihak, sesuai dengan Sustainable Development Goals poin 17. Oleh karena itu, Indofood melakukan kemitraan dengan Warmindo, Yayasan Bintari dan dukungan Pemerintah setempat untuk mewujudkan lingkungan bersih bebas dari sampah plastik. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.