Home > JATENG RAYA > METRO SEMARANG > Kurangi Jalan Rusak, Angkutan Semen Dialihkan ke Kereta Api

Kurangi Jalan Rusak, Angkutan Semen Dialihkan ke Kereta Api


Notice: Array to string conversion in /home/metg6994/public_html/wp-content/plugins/jetpack/modules/carousel/jetpack-carousel.php on line 425
Kereta api barang. Foto: www.semboyan35.com
Kereta api barang. Foto: www.semboyan35.com

SEMARANG – Muatan semen yang selama ini memanfaatkan jalan raya akan dialihkan ke kereta api. Dengan pengalihan ini, risiko jalan rusak akibat beban melebihi kapasitas jalan akan berkurang.

Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika (Kadishubkominfo) Jawa Tengah (Jateng), Urip Sihabudin, mengatakan, angkutan semen adalah perusak utama jalan raya. Maka harus dicarikan solusi untuk mengurangi penggunaan jalan untuk mendistribusikan semen dari pabrik ke pasar.

Ia mencontohkan, di jembatan timbang Sarang, Rembang, terdapat 110 kendaraan pengangkut semen yang melintas. “Jika rel bisa masuk ke pabrik, sangat mengurangi beban jalan raya,” katanya, usai mendampingi Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, bertemu dengan Direktur Utama PT Kerepa Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro, Jumat (23/1).

Selain semen, muatan pasir dan keramik juga menjadi perhatian, karena bebannya yang berat dan frekuensinya yang banyak. Namun pegalihan ini membutuhkan studi lebih dahulu. “Kita usulkan ke kementerian. Jika disetujui, tahun depan kita coba,” ucap Urip.

Untuk mewujudkannya, diperlukan pelabuhan kering di stasiun. Sebab, semen dan barang lain membutuhkan tempat transit sebelum
didistribusikan. Saat ini, pelabuhan transit terdapat di Stasiun Jebres, Solo dan Stasiun Poncol, Semarang. “Namun yang paling
representatif di Alas Tuo,” jelas Urip. (byo)

Ini Menarik!

BRI Lirik Perkembangan Coworking Space di Indonesia

Share this on WhatsApp SEMARANG – Bank Rakyat Indonesia (BRI) mendukung tumbuhnya coworking space yang …

Silakan Berkomentar