Home > JATENG RAYA > Kunjungi Candi Borobudur, Ini Komentar Dubes Austria

Kunjungi Candi Borobudur, Ini Komentar Dubes Austria

Dubes Austria untuk Indonesia Helena Steinhausl mengunjungi Candi Borobudur di kabupaten Magelang, Rabu (25/1).

BOROBUDUR – Dubes Austria untuk Indonesia Helena Steinhausl mengunjungi Candi Borobudur di kabupaten Magelang, Rabu (25/1). Kunjngan pertamanya  ke candi peninggalan wangsa Syailendra abad 8 ini, langsung disambut oleh Kepala Unit Borobudur dan Manohara Hotel, Chrisnamurti Adiningrum di lobi Manohara Hotel. 
    Di candi Borobudur, Helena benar-benar mengagumi kemegahan peninggalan nenek moyang ini. Ia tidak segan bertanya kepada pemandu tentang relief yang ada di dinding batu.Helena yang mengenakan baju warna pink ini, juga tidak canggung menanyakan segala sesuatu tenatang candi Borobudur.

    Usai mengunjungi candi, Helena dan rombongan menuju Balkondes Ngaran yang merupakan binaan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko.Lokasi warung kopi ini tidak jauh dari candi. Dia terlihat santai saat menikmati aneka jajanan asli Borobudur, seperti bakwan, clorot, tempe goreng dan lain sebagainya.

    Helena mengaku sangat bangga bisa berkunjung ke Borobudur karena  disambut dengan keramahan yang luar biasa.

    Ia juga menyatakan, keberadaan balkondes merupakan ide yang bagus karena bisa mengajak orang untuk tinggal lebih lama di kawasan Borobudur. Mereka bisa  mempelajari tradisi budaya, kearifan lokal penduduknya.

    Iapun menyatakan, suatu saat berharap bisa datang lagi ke Borobudur bersama dengan  keluarga. “Sukses untuk pengelola, semoga dapat membawa lebih banyak lagi wisatawan berkunjung ke tempat ini”, katanya.

    Sebagai kenang-kenangan untuk Helena, Crisnamurti memberikan cinderamata buku Borobudur, Prambanan & Ratu Boko.

    Chrisna dalam kesempatan itu juga menyatakan terima kasih atas kunjungan kenegaraan dari Duta Besar Austria ini. 

    Chrisna tidak menyangka bahwa Dubes Austria adalah sosok yang sangat merakyat. “Beliau mengunjungi Candi Borobudur melalui jalur pengunjung pada umumnya. Bahkan menyempatkan diri untuk menikmati coffee break di Balkondes Ngaran”. (MJ-24)

Ini Menarik!

Mengunjungi Jejak Sejarah Indonesia di Lawang Sewu

Share this on WhatsAppLawang Sewu dalam bahasa Indonesia berarti “Pintu Seribu”. Warga Semarang menyebutnya demikian …

Silakan Berkomentar