Home > JATENG RAYA > KPU dan Kontestan Pilgub Diminta Rajin Sambangi Pemilih

KPU dan Kontestan Pilgub Diminta Rajin Sambangi Pemilih

Ilustrasi

 

SEMARANG – Kota Semarang menjadi salah satu wilayah yang warganya diminta untuk melakukan pemungutan suara atau nyoblos pada Pilgub Jateng 2018 mendatang. Tapi untuk meningkatkan partisipasi pemilih bukan tanggungjawabnya Pemkot Semarang saja. KPU dan kontestan Plilgub Jateng juga harus rajin melakukan sosialisasi dan menyadarkan masyarakat sebagai pemilih.

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, angka partisipasi masyarakat Semarang di pilgub kali ini diharapkan akan lebih baik. Sebab melihat pilgub tahun 2008 dan 2013, secara nominal atau jumlah pemilih di Kota Semarang meningkat. Tapi dari persentase justeru menurun. ‘’Semula di 2018 partisipasinya 61%, tapi di 2013 turun jadi 60%,’’ katanya, Senin (30/10).

Hendi, panggilan akrabnya walikota menjelaskan, forum-forum silaturrahim perlu terus dilakukan oleh KPU sebagai penyelenggara pemilu dan juga para kontestan Pilgub 2018. Mereka harus terus menggerakkan masyarakat agar sadar untuk kemudian mau memilih pemimpin yang dianggap paling tepat.

Ditegaskan, karena target KPU di Pilgub 2018 nanti 75% pemilih, maka gelaran pilgub ini harus semakin sering digaungkan ke masyarakat. Para pemilih harus disadarkan untuk memilih pemimpin yang tepat pada tahun depan. Sehingga target persentase untuk partisipasi pemilih yang tinggi itu akan terpenuhi.

Pihaknya juga mengaku telah mengimbau jajarannya di Pemkot Semarang atau PNS, harus netral aktif. Netral artinya tidak boleh kampanye atau mendukung secara terbuka. Tetapi harus aktif untuk menyampaikan kepada masyarakat, bahwa pada bulan Juni 2018 mendatang akan ada hajatan pemilihan gubernur.

‘’Ini perlu dilakukan supaya semuanya merasa mendapatkan informasi terkait pilgub, tanggalnya kapan, calonnya siapa, yang sreg siapa, kemudian datang ke TPS dan dipilih,’’ katanya.

Ia juga mengimbau langusng kepada masyarakat, agar meninggalkan aktifitas rutin sementara untuk memilih pada hari pencoblosan Pilgub nanti. Karena hanya akan menyempatkan waktu sekitar 5 menit, tapi akan mempengaruhi perkembangan Jawa Tengah untuk 5 tahun mendatang. (duh)

Ini Menarik!

Menikmati Desa dari Bangunan Kolonial Hotel Garuda

Share this on WhatsApp   BERADA tak jauh dari Gunung Telomoyo, Hotel Garuda yang merupakan …

Silakan Berkomentar