Home > Uncategorized > Sedimentasi Sungai Tinggi, Kendal Rawan Banjir

Sedimentasi Sungai Tinggi, Kendal Rawan Banjir

Sedimentasi di Kali Kendal
Sedimentasi di Kali Kendal

 

KENDAL  – Kondisi Sungai atau Kali Kendal yang menjadi penyebab banjir di Kota Kendal tidak pernah bersih dari sampah. Selain tumpukan sampah di sepanjang sungai, sedimentasi sungai yang tinggi dikhawatirkan warga, pasalnya musim hujan segera datang.

Pantauan di lapangan, sampah di sungai yang melintasi Kelurahan Ngilir, Karangsari, Balok, Ketapang dan Bandengan menumpuk. Hal tersebut menyebabkan aliran sungai tersendat, air keruh dan bau.

Selain itu sedimentasi sungai tinggi hingga memakan separuh lebih kedalaman sungai. Bahkan banyak ditumbuhi rumput liar. “Katanya akan dilakukan normalisasi dan pengerukan sedimentasi, tapi sampai saat ini belum  dilaksanakan,” ujar Agus Triyono, warga Kelurahan Balok.

Menurutnya, jika tidak segera dilakukan pengerukan terhadap sedimentasi, maka dapat dipastikan musim penghujan yang diprediksikan terjadi akhir tahun nanti wilayah Kendal akan dilanda banjir kembali.

“Banjir sudah menjadi langganan setiap tahun di daerah ini. Sebab kondisi sungai penuh sampah dan sedimentasi tinggi mengakibatkan air mudah meluap jika debit air bertambah,” lanjutnya.

Hal senada dikatakan Maryono, warga lainnya. dia menilai, perhatian pemerintahan Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti terhadap penanggulangan banjir dinilai sangat minim. Terbukti, bertahun-tahun kawasan Kota Kendal mengalami banjir setiap musim penghujan, namun tidak pernah ada tanggapan.

“Harusnya sejak dulu dilakukan normalisasi sungai, namun kenyataannya sampai sekarang tidak juga dilakukan. Warga sudah minta berkali-kali, tapi kenyataannya tidak segera dilaksanakan,” akunya.

Maryono menambahkan, hujan yang terjadi pada bulan Juli lalu, tepatnya pada saat bulan puasa saja, dengan intensitas curah hujan ringan, debit air Sungai Kendal langsung meluap. Tak ayal, jalan-jalan dan rumah warga di sektiar sungai menjadi korban.

Sedimentasi tinggi juga terjadi di sungai Kali Buntu, lamanya sedimentasi karena tidak dilakukan pengerukan sehingga ditumbuhi rumput liar.  Bahkan, sungai yang melewati dari Kelurahan Langenharjo, Bugangin dan Purin juga rutin dilalui banjir setiap musim penghujan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kendal Widya Kandi Susanti, memerintahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar melakukan normalisasi sungai. Tidak hanya sungai Kendal ataupun Kali Buntu, tapi juga sungai-sungai lain yang sedimentasinya sudah tinggi.

“Selain itu banyak gorong-gorong yang ukurannya masih kecil, saya berharap bisa dianggarkan di 2015 nanti, sehingga gorong-gorong yang kecil itu bisa diganti dengan yang besar,” timpalnya.

Selain sedimentasi tinggi, ia mengakui memang permasalahan lain adalah banyaknya sampah di sungai. Termasuk sungai di depan rumah dinas Bupati, nyaris setiap pagi dan sore, sampah selalu menumpuk. (MS-05)

 

Ini Menarik!

PKL Resmi di Semarang Akan Diberikan Kartu Anggota

Share this on WhatsApp SEMARANG – DPRD Kota Semarang sedang berusaha membuat peraturan yang mengatur …

Silakan Berkomentar