Home > PLESIRAN > KULINER JATENG > Kolak Durian Kendal, Penambah Stamina di Akhir Pekan

Kolak Durian Kendal, Penambah Stamina di Akhir Pekan

Warung kolak durian Bu Sri tak pernah sepi dari pelanggan. Foto Metrojateng
Warung kolak durian Bu Sri tak pernah sepi dari pelanggan. Foto Metrojateng

KENDAL  – Kolak biasanya diolah menggunakan pisang atau ubi,  namun di Kendal buah durian diracik menjadi minuman bersantan dengan rasa manis dan gurih. Kolak durian Kendal ini bahkan tidak mengenal musim durian, hampir setiap hari buah durian ini diolah menjadi kolak. Penyajian kolak durian biasanya dicampur dengan ketan.

Warung sederhana di jalan alternatif Kaliwungu-Ungaran tepatnya di Jalan Sepetek Desa Kertosari Kecamatan Singorojo Kendal ini tidak pernah sepi dari pelanggan setianya. Warung kolak duren Bu Sri ini menyajikan menu khas, kolak durian yang diolah dengan gula aren tanpa campuran perasa.

Sama seperti kolak pisang atau kolak ubi, kolak durian dibuat dari campuran santan kelapa yang ditambah gula aren dan dimasak hingga matang. Yang menjadi berbeda dengan kolak durian pada umumnya, Sri Nuryati pemilik warung memasak buah durian dengan santan hingga menjadi lembut.

“Setidaknya 30 hingga 60 butir buah durian setiap hari, diambil buahnya dan dimasak menjadi kolak durian. Kalau akhir pekan harus menambah jumlah durian karena biasanya banyak pelanggan yang memilih akhir pekan sambil menikmati pemandangan di sekitar warung,” jelasnya.

Yang menjadi berbeda kolak durian Kendal ini tidak mengenal musim durian. Hampir setiap hari pemilik warung mendatangkan durian dari berbagai daerah agar pelanggan bisa menikmati kolak durian setiap harinya. “Jika mengandalkan durian lokal saja tidak mungkin tercukupi karena hanya tergantung musim sehingga harus mengambil durian hingga keluar daerah,” imbuhnya.

Bagi pelanggan kolak durian Kendal ini, cita rasa kolak berbeda dengan kolak lainnya. Rasa manis dari gula aren murni dan rasa durian yang lembut tanpa campuran membuat kolak durian ini lebih nikmat. “Sudah langganan mas kalau akhir pekan ke sini dan selalu ada, tidak mengenal musim durian saja. Buahnya lembut karena duriannya ikut direbus bersama santan hingga matang,” kata Amin pelanggan asal Kendal kota.

Kolak durian lebih nikmat disantap dengan campuran es dan ketan sebagai penambah stamina. Harga yang ditawarkan cukup murah hanya dengan Rp 8.000 semangkuk kolak durian bisa dinikmati. Selain menjual kolak durian di warung ini juga disediakan buah durian dari berbagai daerah dan bisa setiap hari menyediakan buah durian segar dan manis. (MJ-01)

 

Ini Menarik!

Dondurma, Es Krim Atraksi dari Turki

Share this on WhatsApp    “AYO ambil, ayo ambil!” teriakan seorang pria dari tenda es …

Silakan Berkomentar