Kisruh SKTM, Sekolah Swasta Kebanjiran Pendaftar

SEMARANG – Banyaknya calon siswa dari kalangan tidak mampu yang tertampung di sekolahan negeri membawa dampak positif bagi sekolah swasta. Lantaran pendaftar di sekolah swasta justru banyak yang mempunyai nilai bagus dan berasal dari keluarga mampu.

Pendaftaran siswa baru di SMPN 3 Solo, Senin (9/7). Foto: metrojateng.com

Hal ini salah satunya diakui SMA Sultan Agung 01 Kota Semarang. Ketua Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sekolah tersebut, Abdul Muis mengatakan, kisruh penggunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) di sekolah SMA/SMK negeri di Jawa Tengah selain menimbulkan keresahan di masyarakat juga mempunyai dampak postif. Dampak positif ini dirasakan SMA/SMK swasta yang kini justru mendapatkan calon siswa dengan nilai bagus.

‘’Di tahun ini sekolah kami menyediakan 10 kelas atau akan menerima sebanyak 365 siswa. Hingga Jumat siang pendaftarnya sudah melebihi dari kuota atau sebanyak 460 pendaftar,’’ katanya, Jumat (13/7).

Menurut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Sultan Agung 01 Semarang ini, secara kualitas pendaftar juga meningkat terlihat dari tingginya nilai para pendaftar. ‘’Selain itu melihat dari jenis pekerjaan orang tua kebanyakan juga berasal dari golongan keluarga mampu’’, tambahnya.

Sementara itu, sejumlah orang tua siswa mengaku terpaksa menyekolahkan anaknya di sekolah swasta karena sudah tidak ada pilihan lain. Mereka mengaku tetap ingin memperoleh sekolah yang terbaik bagi putra putrinya, seperti SMA Sultan Agung 01 yang dinilai mereka mempunyai kelebihan dalam bidang keagamaan.

‘’Sekolahan ini memiliki kelebihan keagamaannya lebih kuat, sehingga bisa membentuk karakter anak yang lebih baik lagi,’’ katanya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

6 + 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.