Beranda JATENG RAYA METRO SOLO Ketua MUI Jateng: Jangan Ada Bentrok di Antara Kita

Ketua MUI Jateng: Jangan Ada Bentrok di Antara Kita

21
0
BERBAGI
Ketua MUI Jateng, KH Ahmad Daroji saat menghadiri Pengukuhan Pengurus MUI Solo, di Balaikota Solo pada Kamis (8/2). (foto: metrojateng.com/MJ-25)

 

SOLO – Jelang Pilkada Serentak 2018, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah melakukan antisipasi akan adanya benturan politik yang menyangkut pautkan soal agama. Ketua MUI Jateng, KH Ahmad Daroji mengatakan MUI Jateng akan mengadakan halaqoh (perkumpulan) para ulama Jateng untuk menghadapi dan mengantisipasi suhu politik.

“MUI itu tidak kemana-mana, Dia [MUI] netral. Masuk bilik berbeda  pilihan monggo (silahkan),” katanya saat dijumpai wartawan seusai pelantikan dan pengukuhan MUI Kota Solo periode 2017-2022 di Pendapi Gede Balai Kota Solo, (Kamis, 8/2).

Rencana kegiatan halaqoh telah disampaikan MUI melalui rapat KPU Jateng yang dihadiri bupati/wali kota di 35 kabupaten/kota di Jateng. Agenda utama dalam kegiatan ini adalah menyerukan komitmen untuk menjaga kondusifitas menjalang Pilkada Serentak 2018.

“Jangan ada bentrok di antara kita, karena yang rugi kita sendiri. Namun perbedaan itu hanya satu menit, ya dibilik itu saja,”” imbuhnya.

Dikesempatan yang sama, Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo meminta MUI untuk menjadi perekat dan penyeimbang jangan sampai terjadi konflik selama Pilkada Serentak 2018 mendatang.

“ MUI itu kita harapkan bisa berdiri di tengah-tengah masyarakat menjadi peyeimbang. MUI harus mampu memberikan solusi dan menyelesaikan persoalan yang dihadapi oleh umat,”ungkapnya. (MJ-25)