Ketua Dewan Desak Pemkot Bantu Relokasi Makam dan Masjid di Ngaliyan

SEMARANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Supriyadi mendesak pemerintah kota (pemkot) setempat ikut aktif menyelesaikan persoalan pembebasan lahan jalan tol Batang-Semarang di wilayahnya yang hingga saat ini masih belum selesai.

Ruas Tol Batang-Semarang. Pemkot Semarang diminta ikut membantu relokasi makam yang terdampak proyek tol. Foto: dok metrosemarang.com

‘’Proyek tol Semarang-Batang ini masih banyak kendala, ada masjid, sekolahan, makam, dan lain-lain yang belum tuntas pemindahannya. Ini butuh sentuhan pemerintah daerah, agar bersama-sama semua pihak terkait duduk satu meja,’’ kata Supriyadi, Minggu (10/6).

Menurutnya, persoalan seperti keberadaan makam dan masjid di tengah jalan tol yang belum dipindah itu telah berlarut-larut cukup lama. Pemkot sebagai tangan panjang dari Pemerintah Pusat yang mengerjakan proyek tersebut, seharusnya ikut terlibat secara langsung untuk menyelesaikannya.

‘’Pembebasan lahan memiliki persoalan kompleks yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Maka dari itu, Pemkot Semarang mestinya tidak lepas tangan begitu saja. Pemkot Semarang harus ikut cawe-cawe, terlibat secara langsung,’’ tegasnya.

Seperti diketahui, dalam proyek pembangunan jalan tol Batang-Semarang, masih ada sejumlah kendala. Salah satunya relokasi makam berisi 1.300 jasad Jalan Plampisan, Jalan Honggowongso dan Masjid di daerah Beringin, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang yang belum dilaksanakan. Namun jalan tol tetap bisa difungsikan dengan membuat jalan darurat di sekitar makam dan masjid tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Suriyati mengatakan, relokasi makam di Plampisan, Jalan Honggowongso, Kecamatan Ngaliyan yang tergusur pembangunan jalan tol itu bukan tanggung jawab Pemkot Semarang. Sebab, makam tersebut dikelola warga.

‘’Sehingga Pemkot Semarang tidak bisa melakukan relokasi makam. Yang saat ini bisa kami tangani adalah pembangunan Makam Jabungan,’’ tegasnya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 5 = 2

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.