Home > JATENG RAYA > Kerusuhan Lapas Permisan, 11 Narapidana Diperiksa

Kerusuhan Lapas Permisan, 11 Narapidana Diperiksa

Ilustrasi

SEMARANG – Sebanyak 11 narapidana yang terlibat aksi kerusuhan di Lapas Permisan, Nusakambangan, Cilacap, saat ini menjalani pemeriksaan di dua tempat terpisah. Menurut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah, Ibnu Chuldun pihaknya telah meminta bantuan kepada aparat TNI/Polri untuk mengamankan kondisi yang ada di lapas tersebut.

“Pak Kadivpas juga sudah berada di Nusakambangan sejak Selasa malam untuk mengawasi proses pemeriksaan terhadap kesebelas narapidana yang diduga terlibat bentrokan semalam,” kata Ibnu, Rabu (8/11).

Aksi kerusuhan sempat terjadi antara kelompok narapidana teroris dengan massa Jhon Kei di Blok C Nomor 20 Lapas Permisan. Sejumlah narapidana terluka termasuk Jhon Kei. Bahkan, seorang narapidana meninggal dunia akibat menderita luka berat.

Dari 11 narapidana itu, lanjutnya, enam orang di antaranya telah dipindahkan ke Lapas Batu. Lima orang lainnya kemudian dibawa ke Lapas Pasir Putih. “Enam orang sudah dipindah ke Lapas Batu, dan lima orang lainnya kita pisah ke Lapas Pasir Putih sejak pukul 03:00 WIB pagi tadi,”.

Sedangkan Kepala Lapas Batu Nusakambangan, Sujonggo menerangkan ada enam narapidana yang dipindah ke lapasnya merupakan massa Jhon Kei. Mereka sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik gabungan Polres Cilacap dan Polda Jateng. “Yang dipindah kemari teman-temannya Jhon Kei. Mereka kan ada yang terluka, maka biar situasinya kondusif, ya sementara diamankan di sini,” ujarnya.

Menurut Sujonggo bila dilihat dari barang bukti yang berhasil diamankan petugas, aksi pengeroyokan dilakukan spontanitas. Sebab, kedua kelompok yang terlibat bentrokan membawa bongkahan batu paving dan kayu seadanya.

“Makanya, untuk saat ini kami masih memperdalam penyelidikan terhadap napi-napi yang terlibat kerusuhan kemarin. Kepala Kadivpas dan rombongannya sejak semalam ikut memantau jalannya penyelidikan. Kasus ini akan diusut tuntas agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tukasnya. (far)

Ini Menarik!

Menikmati Desa dari Bangunan Kolonial Hotel Garuda

Share this on WhatsApp   BERADA tak jauh dari Gunung Telomoyo, Hotel Garuda yang merupakan …

Silakan Berkomentar