Home > KRIMINAL & HUKUM > Keranjingan Game Online, Seorang Santri Nekat Curi Kotak Amal

Keranjingan Game Online, Seorang Santri Nekat Curi Kotak Amal


Notice: Array to string conversion in /home/metg6994/public_html/wp-content/plugins/jetpack/modules/carousel/jetpack-carousel.php on line 425
ilustrasi kotak amal
ilustrasi kotak amal

MUNGKID – Mna (14), seorang santri sebuah pondok pesantren di Payaman, Kecamatan Secang, benar-benar nekat. Hanya karena ingin bermain game online, bocah asal Bekasi itu nekat mencuri uang di kotak amal Mushola Istiqomah, Dusun Sidorejo, Desa Payaman, Kecamatan Secang. Sayang, aksinya kepergok warga. Dia kemudian sempat jadi bulan-bulanan massa dan mengalami luka-luka.

Informasi dihimpun metrojateng.com, Mna mengaku nekat mencuri lantaran tidak punya uang untuk bermain game online di warung internet bersama teman-temannya.

“Saya congkel kotak amal di mushala itu lalu uangnya saya ambil, rencananya mau buat main game sama teman-teman,” kata dia ketika ditemui di Balai Desa Payaman (15/1).

Wahyuningsih (40), salah satu saksi mata, mengungkapkan aksi pencurian terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu dirinya bersama sang suami sedang berada di dalam rumah yang terletak persis di depan mushala. Tiba-tiba  dari jendela dia melihat ada seorang bocah laki-laki berpakaian lusuh masuk dan naik ke mushala lantai dua.

“Lalu suami saya yang mencoba melihatnya dan ternyata dia sedang mencongkel-congkel uang melalui lubang kotak amal,” sambung Ning.

Menurut Ning, saat itu juga suaminya dan beberapa warga mendatangi pelaku dan membawanya ke balai desa setempat. Warga yang emosi sempat memukul wajah bocah itu. Dari tangannya beberapa lembar uang kertas senilai Rp 10.000 diamankan. (MJ-14)

Ini Menarik!

Kurir Sabu Ditangkap di Semarang, Dikendalikan dari Lapas Pekalongan

Share this on WhatsApp  SEMARANG – Seorang kurir sabu dibekuk petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi …

Silakan Berkomentar