Home > KRIMINAL & HUKUM > Kepergok Bobol Minimarket di Boyolali, Cah Demak Digebuki Massa

Kepergok Bobol Minimarket di Boyolali, Cah Demak Digebuki Massa

Tersangka saat dirawat di IGD RSU Pandan Arang, Boyolali dengan tangan tetap diborgol. Foto Metrojateng
Tersangka saat dirawat di IGD RSU Pandan Arang, Boyolali dengan tangan tetap diborgol. Foto Metrojateng

BOYOLALI – Aksi pencurian dengan pemberatan (Curat) sebuah minimarket di Boyolali berhasil digagalkan. Seorang pelaku mengalami babak belur setelah dihajar massa. Sementara satu pelaku lain berhasil kabur.

Tersangka yang tertangkap massa diketahui bernama Rosidi (38) warga Dukuh Dongkol, Kedungsari, Demak. Pria itu terjebak di dalam mobil Isuzu Panther yang dibawanya, menjadi sasaran massa yang melemparinya dengan batu dan kayu.

Beruntung, petugas Polsek Boyolali Kota yang mendapat laporan segera mendatangi lokasi kejadian. Tersangka yang bersimbah darah di dalam mobil yang remuk itu langsung diamankan dan dibawa ke IGD RSU Pandan Arang, Boyolali untuk mendapatkan perawatan medis. Tersangka mengalami luka di bagian kepalanya.

Kapolsek Boyolali Kota AKP Sunarno mengatakan, kasus pencurian itu terjadi sekitar pukul 00.30. Tersangka membobol minimarket Alfamart, di Dukuh Pitulasan, Desa Penggung, Kecamatan Boyolali Kota. “Kami mendapat laporan sekitar pukul 01.30 dan langsung mendatangi TKP, sampai disana tersangka sudah dimassa. Kemudian langsung kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” kata AKP Sunarno.

Tersangka melakukan aksinya tidak sendirian. Namun diduga bersama seorang temannya. Tersangka datang ke lokasi dengan membawa mobil Isuzu Panther H 8401 RC. Modusnya, pelaku masuk dengan memanjat dinding, kemudian membobol atap dan eternit. Tersangka Rosidi yang ada di luar dan menunggu di dalam mobil. Sedangkan rekannya yang masuk ke minimarket yang berada di pinggir jalan raya Solo-Semarang, tepatnya di pertigaan ke arah Tlatar tersebut.

Komplotan maling itu telah berhasil mengemasi barang dagangan di dalam toko hingga 6 tas berukuran besar. Sebanyak dua tas telah berhasil dikeluarkan dan ditaruh di dalam mobil. Sedangkan empat tas masih berada di atap toko. Belum sempat dibawa turun, aksinya sudah dipergoki massa. Barang yang dicuri yaitu rokok berbagai merek dan kosmetik. “Total kerugian sekitar Rp 29 juta,” jelas Sunarno.

Kasus itu kali pertama diketahui oleh warga sekitar yang kebetulan sedang melintas. Saksi Nuryanto, curiga melihat ada mobil Isuzu Panther dini hari parkir di depan Alfamart tersebut. Padahal, minimarket itu tutup sejak pukul 22.00. Selanjutnya, saksi memberi tahu warga lainnya. Para warga langsung berdatangan. Setelah diintai, ternyata mobil tersebut ditumpangi tersangka yang sedang membobol Alfamart.

Massa pun langsung mengepungnya. Massa langsung melempari mobil berwarna hijau itu menggunakan batu dan kayu. Kaca mobil dikepruk menggunakan batu. Tersangka Rosidi yang terjebak di dalam mobil tak bisa berkutik. Dia pun babak belur bersimbah darah di dalam mobil. Akibat kejadian itu, mobil tersebut juga rusak parah. Seluruh kacanya pecah. Sedangkan satu pelaku lainnya berhasil kabur. Diduga, pelaku melarikan diri melewati atap rumah warga di samping toko.

Menurut Kapolsek, kondisi tersangka yang dihajar massa, sudah semakin membaik. “Kondisinya sudah membaik, maka perawatannya kami pindahkan ke poliklinik Bhayangkara (Polres Boyolali,” tandas Sunarno. (MJ-07)

Ini Menarik!

Senggolan di Ruang Karaoke, Feri Tewas Ditusuk

Share this on WhatsApp Beberapa diantara terduga pelaku pengeroyokan yang terjadi di tempat karaoke di Hotel …

Silakan Berkomentar