Home > JATENG RAYA > METRO SEMARANG > Kemarau Tiba, Petani Kendal Beralih Jadi Perajin Batu Bata

Kemarau Tiba, Petani Kendal Beralih Jadi Perajin Batu Bata

Para petani di Kendal beralih profesi sebagai perajin batu bata saat kemarau tiba. Foto Metrojateng
Para petani di Kendal beralih profesi sebagai perajin batu bata saat kemarau tiba. Foto Metrojateng

KENDAL –  Musim kemarau menjadi berkah bagi perajin batu bata di Kendal. Saat tak bisa mengolah sawah, mereka mengandalkan batu bata sebagai sumber pemasukan rumah tangga.

Petani di Desa Kaliyoso Kecamatan Kangkung Kendal sudah sebulan beralih profesi menjadi perajin batu bata dengan mengolah sawah yang mengering. Musim kemarau yang menyebabkan sawah tidak bisa diolah diambil untuk bahan membuat batu bata. Panas yang terik menjadi berkah para pembuat bata merah ini, pasalnya dalam waktu dua bulan bata merah sudah  laku terjual.

Ini berbeda dan berbanding  terbalik saat musim  penghujan pembuatan bata merah harus menunggu hingga lima bulan karena proses pengeringan yang lebih lama. Menurut pembuat bata merah Rokhani warga Desa Kaliyoso, proses mulai  membuat adonan hingga membakar bata merah membutuhkan waktu sekitar dua bulan. “Untuk proses  pengeringan hanya butuh waktu satu minggu saja dan  untuk membakar bata merah butuh waktu empat minggu,” katanya.

Sedangkan  modal yang digunakan untuk proses pembuatan bata merah di luar tenaga yakni untuk beli kayu bakar dan sekam mencapai Rp 15 juta. Dalam sekali proses Rokhani harus menyiapkan modal antara Rp 40-50 juta. “Hasilnya juga lumayan. Keuntungannya antara 30-40 persen dari modal,” imbuhnya.

Dia menambahkan, harga bata merah per biji mencapai Rp 450 ambil di tempat dan jika sampai di toko bangunan harga bata merah men capai Rp 700 perbiji. Jika musim penghujan para petani bata merah beralih bercocok tanam dan lahan pembuatan bata merah ditanami padi. (MJ-01)

Ini Menarik!

Meriahkan Natal, Hotel Ibis Gelar Lomba Menggambar

Share this on WhatsApp SEMARANG – Untuk memeriahkan Natal tahun ini, Hotel Ibis Semarang Simpang …

Silakan Berkomentar