Home > HEADLINE > Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur, PB XIII Resmi Dilaporkan ke Polisi

Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur, PB XIII Resmi Dilaporkan ke Polisi

Ilustrasi
Ilustrasi

SUKOHARJO – Kasus trafficking yang diduga melibatkan Raja Solo PB XIII memasuki babak baru. Hari ini (2/12), keluarga korban secara resmi melaporkan kerabat Keraton Solo tersebut ke Polres Sukoharjo atas dugaan kejahatan seksual yang dilakukan terhadap AT hingga akhirnya hamil dan melahirkan bayi laki-laki.

Iwan Pangka, kuasa hukum korban mengatakan, PB XIII dilaporkan atas tuduhan persetubuhan dengan anak di bawah umur. “Laporan resminya sudah kita sampaikan dengan bukti laporan LP/B/472/XII/2014/Jateng/Res. SKH,” katanya kepada wartawan.

Iwan beserta rombongan tiba di Mapolres Sukoharjo sekitar pukul 09.00 dengan menggunakan taksi. Mereka langsung masuk ke ruang lobi Mapolres.”Selama ini kami melihat kasus ini hanya diekploitasi saja. Harapan kami kasus ini segera tuntas dengan menyentuh PB XIII belum juga terlaksana, lalu keluarga memutuskan untuk melaporkan langsung PB XIII ke Polres, untuk mempermudah tes DNA juga,” beber Iwan.

Sebelumnya, pihak PB XIII menolak dilakukan tes DNA. Mereka berdalih dalam kasus ini PB XIII hanya sebatas saksi. Iwan juga berencana mengembalikan AT pada keluarganya yakni ayah kandungnya, yakni Suwarsono.

“Selama ini AT tinggal bersama Kumoro yang diakuinya sebagai budenya, padahal ia bukan siapa-siapa yang tidak ada hubungan darah, keluarga ingin AT kembali pada ayahnya,”imbuh Iwan.

Menurut Iwan, dalam kasus laporan trafficking yang dilaporkan sebelumnya, diketahui hanya menyentuh masalah ‘perdagangan’ anak di bawah umur saja. Sedangkan, PB XIII yang diduga kuat sebagai pelaku atau ‘pembeli’ justru belum tersentuh. (MJ-12)

Ini Menarik!

Diamuk Warga, Terduga Perampasan Ini Tuding Korbannya

Share this on WhatsApp  SEMARANG – Ahmad Ridwan (23) dan Yosi Hussein (25) panik ketika …

Silakan Berkomentar