Kasihan, Rumah Mbah Ngatipah Ambruk Pas Hari Lebaran

JEPARA – Nasib naas dialami Ngatipah (70) seorang nenek di Desa Bantrung Kecamatan Batealit, Jepara. Di saat perayaan Hari Raya Idul Fitri, rumahnya roboh.

Rumah Mbah Ngatipah ambruk saat perayaan Lebaran. Foto: metrojateng.com

Atik Yuliana, seorang Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Batealit mengatakan, rumah korban memang sudah rapuh. “Rumahnya memang sudah rapuh. Kontruksinya sudah tua,” katanya, Jumat (15/6).

Saat ini, korban untuk sementara waktu mengungsi di rumah anaknya, Hambali. Selama ini, korban sebenarnya sudah dibujuk untuk tinggal di rumah anaknya tersebut, namun memilih tetap bertahan di rumah yang sudah rapuh.

“Oleh anaknya sudah sering diminta pindah, tapi ditolak,” lanjutnya.

Atik menambahkan, rumah korban tahun ini juga masuk dalam daftar rumah tak layak huni (RTLH) yang diajukan pihak desa. “Rencananya tahun ini akan direnovasi lewat program RTLH,” tandasnya.

Beruntung, Nenek Ngatipah selamat dari musibah. Saat kejadian, ia sedang berada di sumur belakang rumahnya.

“Tidak ada korban jiwa. Saat kejadian korban ada di sumur,” pungkas dia.(MJ-23)

dprd kota semarang
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 3 = 6

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.