Home > JATENG RAYA > Juara Magelang Open Taekwondo Championship Masuk List Atlet Berprestasi di Provinsi

Juara Magelang Open Taekwondo Championship Masuk List Atlet Berprestasi di Provinsi

Salah satu pertandingan dalam turnamen “Magelang Open taekwondo Championship Walikota cup V se Jawa Bali 2017, di GOR Suroto Komplek Akmil Magelang, Sabtu – Minggu (4-5/2). (foto: ch kurniawati)

MAGELANG – Ketua Harian Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jateng, Master Tanu Kismanto mengatakan, prestasi taekwondo Jawa Tengah menjadi tolok ukur nasional. Tidak jarang atlet dari Jateng mewakili Indonesia di ajang-ajang kejuaraan internasional.

    Halitu disampaikan Tanu di sela-sela Turnamen “Magelang Open taekwondo Championship Walikota cup V se Jawa Bali 2017, di GOR Suroto Komplek Akmil Magelang, Sabtu – Minggu (4-5/2).

    Ia juga menyebutkan kalau Kota Magelang dinilai menjadi salah satu kota yang diperhitungkan di kancah olahraga taekwondo Jawa Tengah. Selain memiliki banyak atlet potensial, juga paling rutin dan tertib dalam menggelar kejuaraan.

    Salah satu contohnya adalah turnamen yang sedang di gelar, di ikuti oleh sebanyak 1.647 atlet se Jawa Bali, bahkan ada yang datang dari Papua dan Kalimantan.

    Pemegang sabuk hitam Dan 6 ini mengaku sangat  mengapresiasi kejuaraan ini, karena outputnya bisa menjadi database atlet yang berkualitas untuk propinsi.

Dia menyebutkan, prestasi di regional Jateng, taekwondo memberi sumbangan medali terbanyak di PON Jawa Barat tahun lalu. Dari 16 atlet yang berangkat, semuanya mendapat medali.

    Meningkatnya prestasi taekwondo ini, katanya tidak lepas dari perhatian Pengprov TI terhadap perkembangan taekwondo di tiap daerah. Setiap turnamen yang diadakan di daerah selalu didukung penuh baik materi maupun nonmateri.

    Pemprov selalu memberi kemudahan masalah wasit dan memberi keleluasaan jumlah kelas yang dipertandingkan.

    Yang sangat menggembirakan, saat ini jumlah atlet Taekwondo di seluruh Jateng sudah menembus angka 10 ribu. “Ini di luar dugaan, karena antusiasme warga terhadap olahraga ini sangat tinggi,”tutur pria asal Solo ini.

    Sementara itu, Ketua Pengkot TI Kota Magelang, Narko krisbudianto mengutarakan, kejuaraan kelima ini meningkat jauh dibanding keempat tahun 2016 lalu. Terutama dari jumlah atlet yang ikut serta. Bahkan ada pula atlet yang datang dari jauh, yakni Timika Papua dan Banjarmasin Kalimantan.

    Hal itu menunjukkan antusiasme atlet sangat besar dalam turnamen ini. Karenanya, pihaknya berencana tahun depan meningkatkan kelas kejuaraannya dari Jawa-Bali menjadi nasional.

    Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang, Jarwadi mengaku, mendukung penuh kejuaraan yang direspon sangat positif oleh para atlet taekwondo ini. Event ini dinilai sebagai wahana mencari bibit-bibit unggul yang diharap ke depan jadi generasi unggul dari tingkat lokal, regional, hingga nasional dan internasional.

    Menurutnya, olahraga taekwondo juga jadi sarana edukasi positif yang mengajarkan sifat satria, disiplin, dan sportif. Kejuaraan ini penting guna menyalurkan bakat dan minat serta menghindarkan anak-anak dari bahaya tawuran dan narkoba. (MJ-24)

Ini Menarik!

Pemkab Kampar Pelajari Kawasan Industri di Kendal

Share this on WhatsApp  KENDAL – Keberhasilan Kabupaten Kendal mendirikan kawasan industri berskala besar menarik …

Silakan Berkomentar