Jika Terbukti, Guru SD Terduga Pencabulan Terancam Dipecat

stop kekerasan anak
Ilustrasi

SEMARANG – Kasus dugaan pencabulan yang terjadi di Karangayu masih terus diperiksa oleh Pemerintah Kota Semarang. Pemkot memastikan oknum guru berstatus PNS yang diduga melakukan pencabulan akan ditindak tegas jika terbukti bersalah.

‘’Saya prihatin dengan kejadian itu. Saya sudah sampaikan ke Inspektorat untuk memeriksa bersangkutan (pelaku) dan saya perintahkan harus dilakukan tindakan yang tegas,’’ kata Walikota Semarang Hendrar Prihadi di Balaikota Semarang, Selasa (20/3).

Hendi, sapaannya, memastikan akan memberikan sanksi kepada pelaku kalau terbukti melakukan pencabulan ke siswanya sesuai tingkat kesalahannya. Bisa diturunkan jabatannya tidak lagi menjadi guru hingga dilakukan pemecatan.

Namun pihaknya saat ini masih menunggu proses kajian dan penyelidikan dari Inspektorat Wilayah (Itwil) Kota Semarang. Kasus ini masih dipelajari dan hasil kajian nanti akan menjadi dasar pihaknya untuk memberikan eksekusi sanksi kepada pelaku.

Baca Juga: Korban Pencabulan Bertambah

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bunyamin mengatakan, pihaknya telah mengirimkan hasil pemeriksaaan kasus dugaan pencabulan ke Itwil. Pemberian sanksi kepada oknum PNS tersebut ada proses aturan dan mekanismenya.

Namun dia memastikan, oknum guru yang diduga melakukan pencabulan kepada siswanya tersebut sudah tidak ditugasi mengajar. Oknum guru tersebut tidak boleh mengajar sementara sampai dengan proses hukumnya selesai.

Sementara terkait informasi oknum guru itu juga sebelumnya pernah melakukan pencabulan kepada siswanya, saat mengajar di Sambiroto, Bunyamin mengaku sama sekali tidak tahu. Alasannya saat itu dirinya belum menjadi kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang.

Ditambahkan, pihaknya mengimbau kepada wali murid untuk tidak khawatir kasus pencabulan kembali terjadi. Sebab Dinas Pendidikan dan pemantau sekolah sudah langsung turun ke beberapa SD untuk memantau proses belajar mengajar. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

61 + = 63

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.