Jembatan Kali Kutho Belum Rampung, Begini Rekayasa Lalu Lintas di Exit Tol Gringsing

KENDAL – Jembatan jalan Tol Batang-Semarang yang melintas Kali Kutho dipastikan tidak jadi dan belum bisa dilalui untuk arus mudik. Polisi sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas mengantisipasi kepadatan di pintu keluar Gringsing maupun pintu masuk Weleri.

Jembatan Kali Kutho yang melintang di Tol Batang-Semarang belum tuntas. Polisi siapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan di jalur tersebut. Foto: edi prayitno

Hingga Sabtu (26/5) siang jembatan jalan tol Batang Semarang yang melintas Kali Kutho belum selesai. Bahkan tiang penyangga jembatan yang akan menjadi ikon jalan tol ini belum terhubung. Girder jembatan juga belum dipasang.

Rencana jembatan bisa dilalui untuk arus mudik kemungkinan akan diubah. Sampai saat ini baru terpasang pill box sebanyak empat batang yang seharusnya terpasang enam di sisi barat dan sisi timur. Lengkungan jembatan yang terbuat dari kolom plat baja yang harus dipasang sebanyak enam pill box, jadi total ada 12 pillbox yang harus dipasang.

Petugas PT Waskita Karya, Budiman mengatakan untuk pemasangan pill box belum selesai. Namun pada H-7 diperkirakan sudah selesai pemasangan pill box dan girder.

”Sementara jalan masuk dari jalur pantura Weleri mulai di lakukan pemadatan dan pengerasan. Rencananya jika jembatan belum jadi pada H-10 dipastikan arus mudik yang melintas tol fungsional Batang-Semarang akan kembali keluar di Gringsing,” katanya.

Sementara mengantisipasi kemacetan arus mudik Lebaran tahun ini, Polres Kendal akan melakukan rekayasa lalu lintas ketika  jembatan tol yang melintang di atas Kali Kutho belum bisa dilalui pemudik.

Rekayasa lalu lintas sangat dibutuhkan. Sebab jika jembatan Kali Kutho pada H-10 belum rampung, maka tumpahan lalu lintas dari underpass tol Gringsing masuk jalur pantura Kendal akan terjadi penumpukan arus lalin.

“Nantinya  di depan pos Larasati akan diterjunkan petugas lalu lintas untuk mengurai jika terjadi kemacetan. Selain itu juga akan dipasang alat pemberi isyarat lalu lintas sehingga pemudik tidak akan bingung,” kata Kapolsek Weleri Abdulah Umar. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.