Home > JATENG RAYA > METRO SEMARANG > Jemaah Haji Kendal Diimbau Waspadai Bahaya Virus Ebola

Jemaah Haji Kendal Diimbau Waspadai Bahaya Virus Ebola

Ilustrasi
Ilustrasi

KENDAL – Merebaknya virus Ebola, menjadi perhatian sejumlah negara. Bupati Widya Kandi Susanti sampai mewanti-wanti agar jemaah haji asal Kendal mewaspadai virus yang berkembang di negara-negara Afrika ini.

“Selain fokus pada ibadahnya, saya mengimbau agar para jamaah haji menjaga kesehatan dan kebersihan. Sehingga bisa terhindar dari virus berbahaya dan nantinya bisa kembali lagi ke tanah air dengan selamat,” ujar Widya saat melepas jemaah haji asal Kendal.

Dari pengalamannya, kondisi di Mekah dan Madinah sangat panas dan kering. Makanya ia meminta agar calon para jamaah selalu membawa persediaan air putih. “Selain itu berdebu, jadi harus selalu mengenakan masker kemanapun saat hendak bepergian,” tandasnya.

Sebelumnya, Kementerian Agama mewaspadai merebaknya virus Ebola di Arab Saudi, menyusul meninggalnya seorang warga akibat virus itu baru-baru ini. Data World Healt Organization (WHO) menunjukkan  Ebola telah menelan 1.000 korban jiwa dalam waktu singkat.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kendal H Muryono meminta kepada calon jamaah haji khususnya para guru yang berangkat haji agar mendoakan supaya pendidikan di Kendal bisa maju. Selain itu Kendal 2015 mendatang dalam Ujian Sekolah dan Ujian Nasional bisa meningkat predikatnya dan lancar sesuai target.

“Doa jamaah haji merupakan salah satu doa yang tidak ditolak Allah SWT, sehingga kami meminta mendoakan yang terbaik untuk UN di Kendal,” ujar Muryono

Muryono menjelaskan, di Dinas Pendidikan ada 44 calon jamaah haji terdiri dari kepala sekolah, guru SD, Pengawas Guru dan tenaga kependidikan. “Meski cukup banyak guru yang berangkat haji namun tidak mengganggu proses belajar mengajar di sekolah,” tandansya.

Dijelaskan bagi para guru dan tenaga kependidikan yang berangkat menjalankan ibadah haji semua sudah diberikan ijin cuti. Sedangkan bagi kepala sekolah diterbitkan pelaksana tugas. “Masalah administrasi cuti dan pelaksana tugas tidak ada masalah sehingga kegiatan belajar mengajar nantinya juga tidak ada masalah,” jelasnya. (MJ-01)

 

 

Ini Menarik!

Tren Penjualan Eceran di Semarang Belum Naik

Share this on WhatsApp    SEMARANG – Penjualan ritel atau eceran di Kota Semarang pada …

Silakan Berkomentar