Beranda JATENG RAYA METRO KEDU Jelang Waisak, Walubi Gelar Pengobatan Gratis di Borobudur

Jelang Waisak, Walubi Gelar Pengobatan Gratis di Borobudur

10
0
BERBAGI

MAGELANG – Ribuan warga Jateng dan DIY mengikuti bakti sosial yang diadakan Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) di kaki Candi Borobudur Magelang, Jumat (25/5). Baksos berupa pengobatan gratis ini merupakan rangkaian peringatan hari Tri Suci Waisak 2562 BE/2018.

Pengobatan gratis jelang peringatan Waisak di Candi Borobudur. Foto: ch kurniawati

Ketua umum Walubi Siti Hartati Murdaya membuka langsung kegiatan ini. Dihadiri Dirjen Bimas Agama Budha Kementerian Agama Calyadi dan para pemuka agama di Magelang.

Hartati mengatakan, pengobatan gratis ini sebagai bentuk kepedulian umat Budha dan gerakan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Baksos ini sudah diadakan sejak 15 tahun silam di Candi Borobudur, dengan sasaran seluruh warga yang membutuhkan tanpa memandang agama dan golongan tertentu.

Ia mengatakan, untuk menangani ribuan pasien yang datang, Walubi mengerahkan 180 dokter berbagai spesialis, apoteker, laborat, penata anestesi, mahasiswafakultas kedokteran dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan tim paramedis.

Mereka berasal dari Dinas Kesehatan TNI AU, Puskes AU, Dinkes Kabupaten Magelang, RST dr Soedjono Magelang, RSUP dr Sardjito Yogyakarta dan RS Suci Paramita Tangerang.

Ratusan relawan dari umat Budha, Islam, Kristen dan Katholik juga ikut membantu pelaksanaan baksos ini. “Dengan kegiatan ini, tentu yang penting adalah gerakan kemanusiaan dari semua agama di tanah air. Kami berharap  kesejukan bagi kedamaian berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tutur Hartati.

Pihaknya mengajak semua warga negara Indonesia untuk melawan keserakahan, kebencian, dan kegelapan batin. Lalu memperkuat kerukunan, saling membantu, saling mengisi, dan menggalakkan amal kebajikan.

Direktur Jenderal Bimas Buddha Kementerian Agama RI, Caliadi, menambahkan, pengobatan gratis ini sebagai wujud kepedulian ummat Buddha terhadap sesama. Walubi berupaya terus menjaga kerukunan antara umat beragama.

Hal itu diwujudkan dengan baksos ini untuk seluruh lapisan masyarakat, tidak memandang agama, suku, ras dan golongan apapun. Ini patut dilakukan terus menerus. “Kami  berharap baksos ini memberi dampak positif bagi masyarakat dan kerukunan bangsa Indonesia,” tuturnya.

Selain bakti sosial, para umat Budha juga melakukan pembersihan Taman Makam Pahlawan di seluruh Indonesia dimana umat Budha Walubi berada, Upacara pengambilan air berkah dari Umbul Jumprit di Temanggung, upacara pengambilan api alam di Grobogan, penyemayaman air dan api di Candi Mendut Magelang.

Kemudian, pelaksanaan puja bhakti menyambut detik-detik Waisak dan diakhiri dengan pelepasan ribuan lampion di pelataran candi Agung Borobudur, Selasa (29/5). (MJ-24)