Jelang Puasa, BNN Jateng Musnahkan Sabu Senilai Rp 3,2 Miliar

SEMARANG – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah memusnahkan sabu-sabu seberat 3,2 kilogram, Selasa (15/5). Sabu senilai Rp 3,2 miliar tersebut merupakan hasil operasi pada pertengahan April 2018, di mana salah satu tersangka terpaksa ditembak mati karena berusaha melawan petugas.

Pemusnahan barang bukti sabu 3,2 kilogram di kantor BNN Jateng, Selasa (15/5). Foto: fariz fardianto

Bermula dari penangkapan TY, kurir sabu yang beroperasi dari Palembang sampai Kebumen, Jawa Tengah. Penangkapan dilakukan aparat BNN dibantu Ditresnarkoba Polda Jateng pada Minggu (15/4) lalu. Brigjen Pol Tri Agus Heru Prasetyo, Kepala BNN Jawa Tengah mengatakan dari tangan TY, petugasnya menyita barang bukti 2 kilogram atau setara 2.000 gram serbuk sabu.

TY, terangnya, sempat dikuntit aparat setelah turun dari bus patas jurusan Purwokerto-Yogyakarta. Kemudian, TY diringkus di halaman parkir Indomaret depan RS Prembun Kebumen.

“Kita geledah barang bawaannya, ada tas hitam berisi plastik. Di dalamnya ternyata ada dua bungkus teh Cina yang terselip serbuk kristal putih yang diduga sabu seberat 1 kilogram,” ungkap Tri, saat berada di kantornya, Jalan Madukoro, Semarang, Selasa (15/5).

Ia menyatakan TY selama ini menyelundupkan sabu lewat jalur darat. TY kerap mengirim sabu dengan menggunakan bus berganti jurusan dari Palembang, Jakarta, Tegal, Purwokerto dan Kebumen.

Pihaknya kemudian juga meringkus pria berinisial MNI berusia 29 tahun di Stasiun Tawang. MNI ketahuan menjadi kurir sabu seberat 1,2 kilogram. “Jaringan kurir sabu tersebut rupanya digerakan oleh seorang napi Lapas Pekalongan bernama Budi Supriyanto alias Mbochi. Dia saat ini masih menjalani hukuman lima tahun,” terangnya.

Baca Juga: BNN Jateng Tembak Mati Pengedar Narkoba Jaringan Lapas

Ia melanjutkan seorang kurir lainnya bernama Ariyanto tewas ditembak aparat saat melakukan pengejaran  di Cilacap Utara tepatnya Jalan Setia Budi. “Yang bersangkutan ini kami tembak tiga kali sampai meninggal karena melawan saat dikeler menuju gudang penyimpanan sabu,” tegasnya.

Dari hasil ungkap kasus itu, aparat BNN menyita total 3,2 kilogram sabu. “Total nilainya Rp 3,2 miliar,” akunya.

Dirnarkoba Polda Jateng, Kombes Pol Wachyono mengapresiasi upaya penyergapan para kurir sabu yang telah berkoordinasi dengan petugasnya. “Upaya-upaya itu untuk memberantas peredaran narkoba yang kian marak, apalagi ini kan menjelang puasa,” kata Wachyono. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

54 − = 49

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.