Jelang Idul Adha, Pengawasan Lalu Lintas Ternak di Grobogan Diperketat

Sapi-sapi di Kabupaten Grobogan diawasi ketat untuk mengantisipasi penyakit anthrax. Foto Metrojateng
Sapi-sapi di Kabupaten Grobogan diawasi ketat untuk mengantisipasi penyakit anthrax. Foto Metrojateng

GROBOGAN ? Jelang Idul Adha, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Grobogan melakukan pengawasan ketat ternak dari luar daerah yang masuk daerah itu. Pasalnya, volume ternak terutama sapi, kerbau dan kambing menjelang Idul Adha yang masuk Grobogan cenderung meningkat.

Kepala Disnakkan Grobogan Riyanto mengatakan, pengawasan tersebut dilakukan untuk melindungi masyarakat sebagai konsumen agar tidak dirugikan. Sebagai produsen sapi terbesar kedua di Jateng, pihaknya berharap agar kualitas ternak yang keluar Grobogan benar-benar terjaga. ?Kami juga mengharap para pedagang ternak dan peternak sapi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit anthrax,? katanya, Kamis (11/9).

Antisipasi yang dilakukan yaitu memeriksa kesehatan semua? hewan ternak dari luar daerah yang masuk Grobogan melalui Pasar Hewan Kunden Wirosari, Danyang Purwodadi dan Pasar Hewan Godong. Termasuk ternak yang dihasilkan dari peternak lokal yang akan dijual ke pasaran. Riyanto menambahkan, tingkat populasi sapi potong di daerahnya saat ini mencapai 154.559 ekor, kambing 109.575 ekor, dan kerbau 1.973 ekor. (MJ-04)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

7 + 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.