Jawa Tengah Menolak Hoaks

jateng tolak hoaks
Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono bersama Mafindo Semarang mendekralasikan perlawanan terhadap hoaks. (foto: istimewa)

SEMARANG – Memasuki tahun politik 2019 antisipasi penyebaran kampanye negatif, ujaran kebencian hingga hoaks dan berita palsu terus dilakukan. Tak ketinggalan di Jawa Tengah. Terlebih, tahun 2018 ini tujuh kabupaten/kota di Jawa Tengah serentak menggelar Pilkada. Ditambah pemilihan gubernur Jawa Tengah.

Polda Jateng bersama Masyarakat Anti Hoax (Mafindo) Semarang menggelar deklarasi anti hoaks, Minggu (11/3) pagi di Bundaran Air Mancur Jalan Pahlawan Semarang. Bersamaan dengan peluncuran Si BEJO (Sistem Informasi BPKB Jateng Online) dan Si
MAS EKO (Sistem Informasi Manajemen Administrasi Surat
Elektronik).

Ketua Mafindo Semarang, Farid Zamroni mengatakan pihaknya menolak setiap konten informasu yang dengan sengaja disebarkan untuk menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan berdasarkan SARA. Hal itu termuat dalam isi deklarasi yang dibacakan Kapolda Irjen Pol Condro Kirono.

Deklarasi juga memiat seruan untuk bersatu padu menyuarakan kebenaran, melawan fitnah dan kebohongan serta hoaks. Mengajak seluruh masyarakat tanpa membedakan gender, usia, agama, suku dan golongan untuk memanfaatkan media
sosial secara positif. Mengedukasi masyarakat untuk
menjadi penyebar informasi yang benar. Masyarakat diajak untuk berperan aktif dalam keluarga dan lingkungan, menjaga situasi yang kondusif aman dan damai.

“Kami berharap ini tak sekadar deklarasi. Melainkan diimplentasikan di masyarakat. Apalagi mengingat sudah banyak pula berita-berita hoaks yang tersebar di masyarakat, terkait pelaksanaan Pilkada serentak 2018,” kata Kapolda Condro.

Mafindo sendiri, yang terbentuk atas dasar keprihatinan
masyarakat akan banyaknya hoaks yang beredar di
masyarakat. Komunitas ini sudah meluncurkan aplikasi Hoax Buster, agar masyarakat lebih mudah mengidentifikasikan yang
mana berita palsu, dan yang mana berita yang benar. (red)

 

 

 

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 45 = 52

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.