Home > JATENG RAYA > Jauh-jauh dari Palembang ke Magelang Cuma Untuk Curi Uang

Jauh-jauh dari Palembang ke Magelang Cuma Untuk Curi Uang

MAGELANG – Raden Wijaya  alias Den (31) warga LK III Kelurahan Paku dan Harnani Oki alias Nani (21) wrga Perum Ishak LK III no 512 kecamatan Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatra Selatan, hanya bisa tertunduk tak berkutik, saat dihadapkan pada Kapolres Magelang Kota, AKBP Hari Purnomo, Senin (13/2). Keduanyapun mengaku baru saja melakukan pencurian uang milik seorang nasabh Bank BRI, Ahmad Mansyur (36), warga Pedak, Bumirejo, kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang, sebesar Rp102 juta.

    Keduanya mengaku dari uang curian itu hanya mendapat bagian sebesar Rp 7 juta. Sisanya dibawa oleh HS, yang kini masih menjadi buron.

    “Buat foya-foya saja dan mencukupi kebutuhan hidup yang lain,” kata Raden Wijaya sambil tertunduk.

    Menurut Kapolres, dua tersangka ini mengaku baru sekali mencuri di Kota Magelang dan langsung tertangkap.

    “Tapi kita tidak percaya begitu saja, kita akan kembangkan lagi kasus ini,” kata Kapolres saat gelar perkara kasus pencurian , di mapolres Magelang Kota, Senin (13/2).

    Kapolres mengatakan, hanya selang 13 jam dari aksi pencurian pada 6 Februari lalu , komplotan pencuri asal Palembang ini berhasil di bekuk di Hotel Surya, jalan Imam Bonjol Kota Semarang.

    Komplotan ini melakukan aksinya di kawasan shoping Center setelah sebelumnya membuntuti korban, yang baru saja mengambil uang di bank BRI sekitar pukul 09.00 wib.

    “Sebelumnya komplotan ini dengan mengendarai sepeda motor,sudah membuntuti korban yang baru saja mengambil uang,” katanya.

    Setelah mengambil uang, korban kemudian ke sebuah toko elektronik di kawasan shoping center untuk menagih hutang. Namun selang 15 menit setelah korban kembali ke mobil, ia melihat pintu mobil sebelah kanan telah rusak dan tas berisi uang Rp102 juta yang di letakkan di jok depan mobil Suzuki Futura sudah lenyap.

    “Usai kejadian, korban langsung lapor ke polisi,”kata Kapolres.

    Atas dasar laporan itu polisi langsung bereaksi dengan melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, meminta keterangan sejumlah saksi dan memeriksa CCTV.”Dari CCTV itulah, polisi dapat mengetahui secara pasti wajah pelaku pencurian kemudian melakukan pengejaran,” imbuhnya.

    Dari tangan tersangka Raden Wijaya, petugas berhasil menyita uang tunai Rp6,2 juta, sedangkan dari tersangka Harnani disita uang tunai Rp2,5 juta. Sedangkan sisanya di bawa kabur tersangka HS yang jadi otak komplotan ini.

    Disebutkan, komplotan ini merupakan sindikat kelompok pencurian lintas propinsi.Jumlah anggotanya, menurut pengakuan tersangka baru 4 orang. “Namun begitu kita akan terus melakukan pengembangan,” ujarnya.

    Sementara itu, seorang tersangka HR saat ini masih diperiksa di mapolres Brebes karena juga melakukan aksi serupa di daerah tersebut.

    Kedua tersangka yang tertangkap diancam dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun penjara. (MJ-24)

Ini Menarik!

Motorola Beri Harga Khusus Akhir Tahun

Share this on WhatsApp SEMARANG – Di penghujung tahun 2017, Motorola Indonesia menggelar promo bertajuk …

Silakan Berkomentar