Luka di Sekujur Jasad Polisi Tanjung Emas

Jenazah anggota Polsek Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani autopsi, Sabtu (20/1). (foto: metrosemarang.com/Efendi)
SEMARANG – Anggota Polsek Tanjung Emas Semarang yang ditemukan tak bernyawa di pinggir Jalan Arteri Yos Sudarso mengalami beberapa luka di sekujur tubuhnya. Korban bernama Samsul Huda (48), mengalami luka sayatan dan juga tusukan di beberapa bagian tubuhnya.
“Pada saat di TKP kan masih menggunakan pakaian lengkap, seragam dan sepatu, jaket, lengkap helm. Setelah dibuka di RS Kariyadi, di ruang jenazah baru kelihatan banyak sekali terjadi luka luka di sekujur tubuhnya,” ujar Kapolrestabes Semarang, Abioso Seno Aji di RSUP Dr Kariyadi, Sabtu (20/1) pagi.
Luka tersebut berupa tusukan di dada, perut, dan punggung. Tak hanya itu, luka sayatan juga dialami korban di telapak tangan kanan dan paha kanan korban.
“Sayatan di telapak tangan lumayan panjang, di paha, jari telunjuk kiri juga hampir putus. Pelaku ini sudah terlatih, ini dilihat dari luka tusukan yang letaknya di bagian-bagian vital. Bekas tusukannya itu di titik mematikan,” ujar Abi
Selain itu, menurut Abi pelaku pembunuhan tersebut lebih dari satu orang. Pasalnya pada luka tusukan yang dialami korban sepertinya tidak mungkin dilakukan oleh satu orang pelaku saja.
“Kalau dilihat dari lukanya juga, pelaku ini lebih dari satu orang. karena ada luka tusukan dari punggung korban,” beber Abi.
Untuk diketahui, Aiptu Samsul Huda ditemukan tergeletak di pinggir Jalan Arteri Yos Sudarso, tepatnya di daerah depan Hotel Puri Garden. Saat ditemukan, korban dalam kondisi telungkup dengan pakaian lengkap serta sepeda motor milik korban ambruk di dekat korban. Kini korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani autopsi yang sebelumnya sempat dibawa ke RSUP Dr Kariyadi. (fen)
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.